Antusiasnya Warga Rusia Mengikuti Doa Bersama untuk Palestina

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL -Ternyata kepedulian warga Rusia terhadap nasib bangsa Palestina tak bisa diremehkan. Dalam acara doa bersama untuk Palestina di Moscow Cathedral Mosque, Moskow, kegiatan tersebut dihadiri setidaknya 20 ribu umat Muslim di Rusia.

Salah satunya yang hadir sebagai tamu undangan dalam acara doa bersama untuk Palestina itu adalah Dubes RI untuk Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi.

Diberi kesempatan menyampaikan sambutannya, Wahid berkata pemerintah dan rakyat Indonesia senantiasa dan terus mendukung kemerdekaan rakyat Palestina untuk hidup dalam kemerdekaan dan perdamaian.

“Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk terus mendukung perjuangan bangsa Palestina,” kata Dubes Wahid di hadapan ribuan umat muslim yang memenuhi Masjid, Jumat 31 Mei 2019 lalu.

Wahid secara tegas berkata Indonesia punya kewenangan sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB). Bahkan, sebagai anggota DK PBB, Indonesia akan fokus pada tiga hal utama tentang Palestina .

Ketiga hal tersebut adalah krisis kemanusiaan yang terus memburuk, solusi terhadap permasalahan harus mengacu pada parameter yang sudah disetujui, dan urgensi agar DK PBB segera melakukan tindakan nyata.

Hadir dalam acara itu Mahmoud Al-Habbash, Penasihat Presiden Palestina untuk masalah agama dan juga Hakim Agung Palestina yang menyampaikan khutbah Jumat. Doa bersama tersebut sebagai bentuk rasa solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Sambutan singkat disampaikan oleh Dubes Palestina, Turki, dan Iran untuk Rusia. Sementara itu, Ketua Dewan Mufti Rusia dan Ketua Majelis Muslim Federasi Rusia Mufti Sheikh Ravil Gaynutdin menyampaikan rasa solidaritasnya atas upaya-upaya rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, merdeka dan membangun hidup yang layak.

Acara doa bersama memiliki arti semakin penting karena dilaksanakan pada Hari Internasional Al-Quds, yaitu sebuah acara tahunan yang diadakan pada Jumat terakhir di bulan Ramdhan.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini