Andi Arief Tuding Max Sopacua dkk Ajak ‘Orang Luar’ Rusak Demokrat

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Politisi Partai Demokrat Andi Arief menuding ada pihak yang akan merusak partainya saat ini.

Menurutnya perusak itu dia golongkan ke dua pihak. Namun dia belum mau mengungkap identitas keduanya.

“Ulat bulu dan buaya manjat sedang koalisi mau merusak kebun Demokrat,” kata Andi melalui akun twitternya, Senin 17 Juni 2019.

Sebelumnya dia menuding politisi senior Demokrat, yaitu Mubarok, Max Sopacua dan Subur Sembiring ingin memberikan kursi Ketua Umum Demokrat kepada Sandiaga Uno atau Gatot Nurmantyo atau tokoh luar lainnya.

Mereka itulah yang menurut Andi sedang berkolaborasi dengan pihak luar untuk mengobrak-abrik Demokrat. Andi menegaskan saat ini partainya dan Keluarga SBY masih berduka dengan kepergian Ibu Ani Yudhoyono.

Sebelumnya, Max dan kawan-kawan mengusulkan penyelenggaraan kongres luar biasa Partai Demokrat untuk menentukan ketua umum baru. Mereka mengusulkan agar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini