Alhamdulillah, Jalur Darat Majene-Mamuju Sudah Pulih

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kepala Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB Bambang Surya Putra memastikan, saat ini jalur darah yang menghubungkan Kabupaten Majene-Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat sudah pulih.

Jalur tersebut kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan, sejak Sabtu 16 Januari 2021 WITA.

Sebelumnya, jalur darat ini lumpuh akibat tertimbun longsor di tiga titik, usai gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Sulbar pada Jumat 15 Januari 2021 lalu.

“Alhamdulilah jalur Majene-Mamuju fix A1 udah tembus,” kata Bambang dalam keterangannya, Sabtu 16 Januari.

Adapun jalur tersebut dapat kembali dibuka, setelah Dandim 1401/Majene, Letkol Inf Yudi Rombe dari Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin menugaskan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 8/SMG untuk membuka akses menggunakan alat berat.

Selain itu, jalur aman lainnya menuju Mamuju dari arah Makassar yakni Polewali Mandar ke arah kanan menuju Mamasa-Mambi-Aralle-Salubatu dan Mamuju juga pulih.

“Dari arah Palu, Palu-Pasangkayu-Topoyo-Mamuju. Dari arah Toraja, Toraja-Tabang-Mamasa-Mambi-Arallle-Salubatu dan Mamuju serta jalur Majene ke Mamuju sudah bisa dilalui kendaraan,” ujar Bambang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini