70 Persen Pelajar SMP di Jayapura Sudah Divaksin

Baca Juga

MATA INDONESIA,JAYAPURA – Kabar baik datang dari Jayapura. Sekitar 70 persen pelajar SMP di KotaJayapura sudah menerima vaksinasi Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali kota Jayapura, Rustam Saru.

“Untuk data tervaksin, khusus pelajar SMP sudah 50-70 persen sudah divaksin,” katanya, Kamis 11 November 2021.

Dari jumlah SMP di Kota Jayapura, beberapa di antaranya sempat didatangi untuk memastikan vaksinasi berjalan maksimal.

“Seperti SMP 1 dan SMP 2 di Kota Jayapura hampir 80 persen sudah divaksin. Demikian SMP 4 di tanah hitam, Abe Pantai sudah 60 persen,” ujarnya.

Rustan mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menggenjot vaksinasi kepada siswa SMP. “Memang targetnya masih siswa SMP dulu atau usia 12 tahun ke atas yang kita genjot sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fachrudin Pasolo, berujar bahwa sudah banyak siswa divaksinasi. Sehingga, Belajar Tatap Muka (BTM) dinilai sudah bisa dilakukan.

“Pada prinsipnya semua sudah siap karena mereka dengan infrastruktur protokol kesehatan, seperti air dan lain sebagainya,” ujarnya.

Tidak hanya siswa, di kalangan guru kata Fachrudin Pasolo sudah hampir seluruhnya divaksinasi.

“Kalau guru-guru sudah 98 persen, kalaupun ditemukan ada yang belum vaksin itu karena alasan komorbid,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini