7 Program Bansos Dilanjutkan Jokowi pada 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Tujuh program bantuan sosial bakal kembali dilanjutkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepanjang Tahun 2021.

Program itu adalah kartu sembako, Program Keluarga Harapan, bantuan sosial tunai, Program Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai Desa, insentif tenaga kesehatan dan pemberian insentif usaha termasuk bagi UMKM.

Jokowi mengungkap telah menganggarkan Rp172,3 triliun untuk melaksanakan program bantuan tersebut supaya daya beli dan konsumsi masyarakat yang tertekan oleh virus corona bisa dipulihkan.

Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikan belanja dalam APBN 2021 sebesar Rp 2.750 triliun. Itu digunakan untuk belanja pemerintah pusat Rp 1.954,5 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp 795,5 triliun.

Kemudian, pemerintah menargetkan penerimaan negara tahun depan sebesar Rp 1.743,65 triliun. Target itu terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.444,54 triliun, penerimaan negara bukan bapak (PNBP) Rp 298,20 triliun, dan penerimaan hibah Rp 900 miliar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini