7 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka, Siapkan Beberapa Dokumen Ini Dulu Gaes

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan segera dilaksanakan. Pemerintah berencana akan membuka penerimaan CPNS pada 11 November 2019.

Sebanyak 152.286 formasi akan disiapkan pada seleksi CPNS tahun ini. Nantinya, pembukaan seleksi terbagi pada beberapa formasi.

Mohammad Ridwan, selaku Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjelaskan bahwa pengumuman ini akan diikuti dengan pembukaan pendaftaran secara online melalui portal sscasn.bkn.go.id.

Ridwan juga menjelaskan, setidaknya ada enam dokumen penting yang harus dipersiapkan oleh calon pelamar, di antaranya adalah:

1. Scan KTP asli

2. Foto

3. Swafoto

4. Ijazah

5. Transkrip nilai asli

6. Beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi

Kalau tadi dokumen yang harus disiapkan, yang ini adalah prosedur yang harus dilalui untuk mendaftar CPNS 2019. Simak langkahnya:

1. Akses portal SSCN di https://sscasn.bkn.go.id, yang dimulai 11 November nanti.

2. Buat akun SSCN menggunakan NIK dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga.

3. Log in menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan. Unggah foto diri memegang KTP dan Kartu Informasi Akun.

4. Lengkapi biodata.

5. Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan.

6. Lengkapi data dan unggah dokumen.

7. Cetak kartu pendaftaran SSCN 2019. Di tahap ini juga harus mengecek resume.

8. Verifikasi pendaftaran, dan sampailah pada tahap seleksi.

Untuk melakukan pendaftaran, disarankan untuk menggunakan komputer atau laptop. Perubahan data masih dapat dilakuakn selama dalam tahap simpan data. Setelah submit atau kirim data lamaran, maka tidak dapat diubah kembali.

Selamat mencoba dan semoga berhasil! (Dinda)

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini