5 Fase Pemulihan BUMN ala Erick Thohir

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan lima fase pemulihan kegiatan di lingkungan perusahaan plat merah dalam waktu dekat.

Kelima fase ini akan dijalankan mulai 25 Mei 2020, seperti tertuang dalam Surat Menteri BUMN Nomor: S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal BUMN.

Berikut kelima fase tersebut:

Fase Pertama (25 Mei 2020)

Kegiatan sektor industri dan jasa diminta untuk membuka layanan cabang dengan pembatasan kapasitas serta jam masuk. Disusul pembukaan pabrik, pembangkit, serta hotel dengan sistem shifting. Mall juga boleh buka, namun dilarang membuat kerumunan massa.

Untuk BUMN sektor kesehatan, dalam fase pertama ini beroperasi penuh sesuai kapasitas sistem kesehatan.

Fase Kedua (1 Juni 2020)

Sektor jasa ritel seperti mall dan toko boleh dibuka kembali. Namun, dengan pembatasan jumlah pengunjung dan jam buka, serta menjalankan protokol kesehatan ketat.

Untuk sektor industri dan jasa, pelaksanaannya tetap mengacu pada fase pertama. Namun diperbolehkan berkumpul di area terbuka sesuai dengan batasan jarak orang 2 meter dan kapasitas area dengan maksimum 20 orang.

Fase Ketiga (8 Juni 2020)

Sektor jasa wisata bisa berjalan kembali, menyusul pembukaan tempat-tempat wisata nantinya, tentu dengan meminimalisir kontak fisik dan jumlah pengunjung, serta pemakaian masker.

Sementara sektor jasa pendidikan juga mulai dibuka. Hanya saja, diatur jumlah siswa dan jam masuknya menggunakan sistem shifting.

Fase Keempat (29 Juni 2020)

Dilakukan pembukaan kegiatan ekonomi untuk seluruh sektor sesuai dengan kondisi fase ketiga dengan tambahan evaluasi untuk penambahan kapasitas operasi menuju normal dengan protokol kesehatan ketat dan mematuhi kriteria penyebaran pandemi masing-masing daerah serta kejadian terduga corona dalam area.

Restoran, kafe dan fasilitas kesehatan juga akan dibuka, dengan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk juga tempat ibadah, perjalanan dinas dan urgensi lainnya.

Fase kelima (13 dan 20 Juli 2020)

Erick akan melakukan evaluasi fase keempat untuk semua sektor dan pembukaan kegiatan ekonomi lainnya menuju skala normal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Stok BBM Subsidi Tetap Aman, Komitmen Pemerintah Jaga Kebutuhan Energi Rakyat

Oleh: Rizky MahendraKetersediaan bahan bakar minyak yang tetap terjaga menjadi salah satu bukti nyata keseriusanpemerintah dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Keberhasilan menjaga pasokanBBM selama setahun terakhir patut diapresiasi karena mampu memberikan kepastian bagi masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi nasional yang terus bergerak. Masyarakat pun diajak untuk menggunakan energi secara bijak agar ketahanan energi nasional tetap terpelihara.PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM subsidi jenis Pertalite berada dalam kondisiaman dan tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Distribusi BBM ke jaringan SPBU juga berjalannormal sesuai penugasan pemerintah dengan dukungan sistem logistik dan infrastruktur energiyang terintegrasi dari Sabang hingga Merauke. Kondisi tersebut menjadi bagian dari upayapemerintah menjaga kebutuhan energi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi dandinamika global.Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwaperusahaan terus mengoptimalkan rantai pasok energi melalui dukungan terminal BBM, fasilitaspenyimpanan, armada distribusi, serta sistem pemantauan yang terhubung secara nasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhisecara berkelanjutan.Roberth MV Dumatubun juga menegaskan bahwa pemantauan terhadap stok dan penyaluranBBM dilakukan secara real time di seluruh wilayah Indonesia. Dengan dukungan jaringaninfrastruktur yang tersebar di berbagai daerah, Pertamina dapat merespons dengan cepat apabilaterjadi peningkatan kebutuhan pasokan di suatu wilayah. Koordinasi dengan seluruh unit operasidi delapan regional pun terus dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga pelayananenergi kepada masyarakat tetap berjalan optimal.Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina telah menyiapkan skema penguatan distribusiapabila terjadi peningkatan konsumsi BBM di daerah tertentu. Penyaluran BBM subsidi jugaterus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat diimbau menggunakan energi secarabijak dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukan kendaraan masing-masing agar program subsidi pemerintah dapat berjalan secara tepat sasaran.Keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi selama setahun terakhir menjadi salahsatu capaian penting yang memberikan rasa aman bagi masyarakat. Di tengah berbagai tantanganglobal, pemerintah mampu menjaga kelancaran distribusi dan mempertahankan ketersediaanBBM sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan. Kondisi tersebut turutberkontribusi dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonominasional.Komitmen serupa juga ditunjukkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat yang memastikan pasokan BBM di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat berada dalamkondisi aman. Seluruh sarana dan fasilitas yang mendukung distribusi energi di kawasan tersebutberoperasi secara normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terpenuhi.Area Manager Communications, Relations and CSR Regional Jawa Bagian Barat PertaminaPatra Niaga Susanto August Satria menyampaikan bahwa perusahaan melakukan pengaturandistribusi secara lebih terukur dengan memprioritaskan pengiriman mobil tangki ke SPBU...
- Advertisement -

Baca berita yang ini