17 Mei 2019, Tol Terpanjang RI Sudah Ngga Gratis

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol cabang Bakauheni-Terbanggi Besar, Hanung Hanindito mengumumkan bahwa mulai 17 Mei 2019 Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) sudah tidak gratis dan mulai ditarif.

“Mulai hari Jumat 17 Mei 2019 pukul 00.00 WIB, tarif pada ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar mulai diberlakukan,” ujarnya, Minggu 12 Mei 2019.

Hanung mengimbau kepada pengguna jalan tol Bakter untuk mulai menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup saat ingin menggunakan jalan tol. Dia mengatakan semua transaksi di jalan tol akan dilakukan secara non tunai.

“Kepada seluruh pengguna jalan yg ingin melintasi jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar agar dapat mengisi saldo uang elektroniknya sesuai dengan tujuannya agar tidak mengalami kendala pada gerbang-gerbang tol kami,” katanya.

Beberapa uang elektronik yang bisa digunakan antara lain, Mandiri E-Money, BNI Tap Cash, Brizzi, Flazz BCA dan BTN Blink.

Tol Bakter sendiri diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 8 Maret lalu. Sejak diresmikan, tol ini dioperasikan secara gratis. Tol Bakter panjangnya 140,94 km, panjang tol ini mengalahkan rekor tol terpanjang sebelumnya yang dipegang Tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116,75 km.

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini