Wajib Nonton! Ini 5 Film Tentang Tawanan Perang Dunia ke II

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Senin kemarin, 2 September 2019, merupakan peringatan 74 tahun momen berakhirnya Perang Dunia II. Harus diakui, tragedi ini merupakan konflik terbesar sepanjang sejarah umat manusia yang menyebabkan puluhan juta nyawa melayang.

Para tawanan perang pun mendapat perlakuan yang tak manusiawi. Kisah mereka pun bisa dikenang melalui sejumlah film yang memang terinspirasi dari kisah para tawanan perang saat Perang Dunia II.

Berikut ulasannya:

1. In Tranzit (2008)
In Tranzit merupakan film yang berdasarkan kisah nyata mengenai tawanan perang Jerman, usai Perang Dunia II pada tahun 1946, di Uni Soviet. Namun para tawanan perang ini dibawa pada kamp transit perempuan yang ada di Leningrad atas perintah dari Kolonel Pavlov.

Film yang dirilis 4 Maret 2008 di Rusia ini dibintangi oleh aktor terkenal asal AS, seperti Vera Farmiga dan John Malkovich, serta aktor asal Jerman, Thomas Kretschmann dan Daniel Bruhl.

2. The Railway Man (2013)
The Railway Man mengadaptasi kisah dari buku autobiografi dengan judul yang sama tulisan dari Eric Lomax, yang sudah diterbitkan pada tahun 1995.

Pada film ini mengisahkan mengenai Eric Lomax yang bertugas sebagai Tentara Inggris di Singapura, di mana kemudian ia ditangkap oleh Tentara Jepang dan dipaksa bekerja untuk membangun proyek jalur kereta dari Burma ke Malaysia. Film ini sudah dirilis pada 26 September 2013 dan mampu masuk dalam nominasi serta mendapatkan beberapa penghargaan.

3. Unbroken (2014)
Unbroken adalah film yang mengadaptasi dari buku non fiksi terbitan tahun 2010, tulisan dari Laura Hildebrand, yang berkisah mengenai seorang Tentara AS yang menjadi tawanan Jepang dalam Perang Dunia II.

Film yang disutradarai Angelina Jolie ini mengisahkan mengenai Louis Zamperini, seorang pelari pemenang Olimpiade asal AS keturunan Italia yang ditugaskan dalam Perang Pasifik, hingga menjadi tawanan perang serta mampu bertahan dari siksaan para Tentara Jepang. Film yang diluncurkan pada 17 November 2014 ini dibintangi oleh aktor asal Inggris Jack O’Connell, sebagai pemeran utama.

4. Land of Mine (2015)
Land of Mine menjadi salah satu film unggulan yang mengangkat kisah mengenai tentara muda Jerman yang menjadi tawanan usai berakhirnya Perang Dunia II di Denmark.

Film yang terinspirasi dari kisah nyata para tawanan perang Jerman ini sudah dirilis pada 3 Desember 2015, serta mampu memboyong berbagai penghargaan di ajang penghargaan bergengsi, salah satunya berhasil masuk dalam nominasi Best Foreign Language dalam Oscar ke-89.

Film ini menceritakan mengenai sekelompok tawanan perang Jerman yang masih berusia remaja, di mana mereka diharuskan untuk melakukan tugas berbahaya yakni membersihkan ranjau yang ada di pesisir barat Denmark.

5. Sobibor (2018)
Sobibor megambil kisah nyata mengenai pemberontakan Kamp Konsentrasi Sobibor yang ada di Polandia pada tahun 1943. Kisah dari film ini mengenai seorang tawanan Tentara Soviet bernama Alexander Pechersky yang berhasil melakukan pemberontakan paling sukses dan menjadi pelarian massal terbesar pada masa Perang Dunia II.

Film ini sudah dirilis pada 8 Mei 2018 di Rusia, serta dirilis di Amerika Serikat pada tahun 2019 ini.

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini