Tunggu Aja, PT INKA Bakal Bikin Produk Pertahanan

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADIUN PT INKA yang biasanya memproduksi kereta api, akan berkecimpung di bidang pertahanan.

Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, mengunjungi pabrik tersebut di Madiun, Jawa Timur, Jumat 8 Juli 2022.

“Kita bisa kerja sama dengan PT INKA dan mendorong untuk lebih ekspansi ke luar negeri. Terutama di bidang transportasi, saya lihat banyak kemampuannya. Mudah-mudahan kita bisa kerja sama yang baik,” ujar Menhan Prabowo Subianto.

Prabowo mengungkapkan rasa bangganya dengan PT INKA karena banyak mendapat pesanan dari luar negeri.

Produksi PT INKA yang telah banyak diekspor adalah lokomotif, gerbong listrik serta komponen lain untuk transportasi kereta api lagi.

Berkat kinerja PT INKA tersebut bisa menghasilkan devisa dan menciptakan lapangan kerja untuk negara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini