Sesjen Kemendikbudristek Lantik 11 Pejabat di Lingkungan Kemendikbudristek

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti, melantik 11 pejabat di lingkungan Kemendikbudristek yang terdiri dari dua orang pejabat fungsional ahli utama, dua orang pejabat pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan tujuh orang pejabat pimpinan tinggi pratama. Kepada para pejabat yang baru dilantik, Suharti menegaskan, gotong-royong, kolaborasi, dan kerja sama, menjadi prinsip dalam menjalankan tugas guna meningkatkan kinerja organisasi. 

“Kita tidak akan mampu melaksanakan tugas kita secara mandiri. Kita butuh dukungan banyak pihak, pemangku kepentingan, baik kementerian/lembaga lain, pemerintah daerah, sektor swasta, organisasi non pemerintah, para pendidik dan tenaga kependidikan. Lalu, yang tidak kalah penting, masyarakat yang kita beri layanan,” ungkap Suharti. 

Suharti juga menyampaikan, ASN yang bekerja di Kemendikbudristek punya tugas memastikan berbagai transformasi kebijakan yang telah terbukti berdampak positif dapat berlanjut ke periode berikutnya. Ia menyebut, promosi dan mutasi diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan berbagai tugas yang diemban kementerian guna memastikan peningkatan kinerja. Selanjutnya, langkah tersebut dilakukan juga agar target-target pembangunan yang sudah dicanangkan dapat tercapai tepat waktu dan penyusunan perencanaan ke depan dapat dikawal dengan baik.
 
Dalam kesempatan ini, Suharti melantik tujuh pejabat tinggi pratama yaitu 1) Purwaniati Nugraheni sebagai Sekretaris Inspektorat Jenderal; 2) Kasiman sebagai Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan; 3) Komalasari sebagai Direktur Pendidikan Anak Usia Dini; 4) Winner Jihad Akbar sebagai Direktur Sekolah Menengah Atas; 5) Nahdiana sebagai Direktur Kursus dan Pelatihan; 6) Irsyad Zamjani sebagai Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan; serta 7) Setyabudi Indartono sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V.
 
Kepada para pejabat tersebut, Suharti menegaskan untuk segera menyusun langkah strategis yang memastikan pencapaian target kinerja kementerian. “Dengan kewenangan yang Saudara miliki kami berharap Saudara-saudara mampu secara aktif memastikan pelaksanaan fungsi-fungsi pada unit kerja Saudara berjalan optimal,” ungkapnya.
 
Bersamaan dengan itu, Suharti juga melantik dua pejabat fungsional ahli utama yaitu Abdul Kahar sebagai Widyaprada Ahli Utama pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah serta Rinson Sitanggang sebagai Widyaswara Ahli Utama pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai. Suharti menyampaikan bahwa peran pejabat fungsional juga sangat penting. Widyaprada ahli utama berperan penting dalam penjaminan mutu pendidikan, dan Widyaiswara ahli utama memiliki tugas melatih ASN untuk menjadi aparatur yang andal.
 
Suharti berpesan pada musim politik tahun ini agar para pegawai tetap menjunjung tinggi profesionalisme. “Pastikan Saudara beserta seluruh ASN yang berada di unit kerja masing-masing agar menjaga netralitas dan mampu menjunjung tinggi kode etik dan kode perilaku sebagai ASN yang profesional,” tandasnya.
 

(Humas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini