Merinding! Kepala Siswa SD Ini Tertancap Tang Pekerja Reklame di Lahat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Bikin merinding sekaligus ngeri. Seorang siswa kelas I Sekolah Dasar (SD) di Lahat, Sumatera Selatan harus dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi karena kepala sang bocah tertancap tang milik pekerja reklame.

Mengutip detik.com, insiden itu terjadi pada Kamis 23 Januari di Jalan RM Mayor Ruslan, Pasar Baru Lahat. Korban yang saat itu tengah melintas tiba-tiba kaget ada benda yang jatuh dari atas.

Kepala RS tiba-tiba saja sudah tertancap tang yang jatuh, disebut-sebut dari salah satu pekerja reklame. Ketinggian tang jatuh diperkirakan sekitar 5 meter.

Kondisinya sadar saat kejatuhan tang itu, kami langsung teriak dan minta bawa dia ke rumah sakit. Dia tidak ada nangis,” ujar seorang warga, Edi Dogan, saat ditemui di lokasi, Jumat 24 Januari 2020.

Edi mengatakan tang berwarna kuning hitam itu jatuh dan kemudian tertancap di kepala sebelah kanan korban. Korban yang saat itu masih berseragam sekolah hanya meringis menahan rasa sakit.

“Korban katanya pulang sekolah, naik ojek mau ke tempat les. Pas lewat di situ kena jatuhan tang pekerja reklame itu,” kata Edi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Herry Yusman membenarkan kejadian tersebut. Bahkan kini pihaknya sudah turun ke lokasi untuk menemui korban.

“Kejadian kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Sampai sekarang belum ada laporan dari keluarga atau korban. Tadi malam sudah saya minta anggota agar cek lokasi dan ke rumah sakit tempat korban dirawat,” katanya.

Selain menemui korban, Herry menyebut akan memeriksa saksi-saksi dan pekerja yang memasang reklame. Hal ini untuk mengetahui apakah ada kelalaian hingga tang jatuh mengenai kepala korban.

“Kami cek dulu dari keluarga supaya tahu kronologi lengkapnya. Saya sudah dapat laporan korban baru selesai jalani operasi untuk melepaskan tang di kepala,” jelas Herry.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini