Menuju Pilkada DIY 2024, Segini Besaran Dana Pemkab/Pemkot untuk KPU Per Wilayah

Baca Juga

Mata Indonesia, Yogyakarta – Pilkada 2024 di DIY sudah dipersiapkan oleh sejumlah lembaga termasuk KPU dan Bawaslu DIY. Jadwal penyelenggaraan sendiri sesuai dengan UU Pilkada akan dihelat November 2024 nanti.

Meski masih cukup lama, beberapa kabupaten/kota sudah menyiapkan anggaran pelaksanaan Pilkada 2024, berikut rinciannya:

Kota Jogja

Dalam Pilkada 2024 di Kota Jogja, beberapa waktu lalu KPU Kota Jogja akan membentuk Panitia Pemungutan Suara (PPS). April nanti pendaftaran akan dibuka.

Ketua KPU Kota Jogja, Noor Harsya Aryosamodro mengungkapkan dalam penyelenggaraan Pilkada nanti pihaknya menyebut akan menerima anggaran Pilkada sebesar Rp34 miliar dari Pemkot Jogja.

“Nanti kita bentuk dulu PPS dan PPK di bulan April. Untuk penerimaan anggaran juga bertahap,” kata dia dikutip Kamis 14 Maret 2024.

Kabupaten Sleman

Sementara di Sleman, Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan anggaran penyelenggaraan yang diberikan KPU untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati adalah sebesar Rp44,7 miliar.

Selain memberikan dana kepada KPU Sleman, Pemkab Sleman juga mengucurkan dana kepada Bawaslu Sleman sebesar Rp13,75 miliar.

Kabupaten Bantul

Ketua KPU Bantul, Joko Santosa mengakui bahwa anggaran Pilkada 2024 yang ia terima lebih kecil dari yang pihaknya ajukan. Dalam RAB, KPU Bantul mengajukan sebesar Rp41,9 miliar.

“Kita serahkan RAB ke Pemkab dan TAPD sebesar itu. Tapi setelah ada proses sinkronisasi dari TAPD dan diserahkan ke KPU (Bantul), dan titik temunya di angkat Rp38,6 miliar.

Meski demikian Joko tak mempersoalkan jumlah tersebut. Nantinya penyelenggaraan Pilkada akan dilakukan sebaik mungkin termasuk menjaga kondusifitas, mengigat Bantul termasuk wilayah yang cukup rawan terjadi konflik.

Kabupaten Kulon Progo

KPU Kulon Progo mendapatkan dana penyelenggaraan Pilkada 2024 sebesar Rp32,3 miliar. Jumlah ini paling kecil dibanding jumlah kabupaten lainnya.

Budi Priyana, Ketua KPU Kulon Progo menyebutkan bahwa penyerahan dana tersebut dilakukan secara bertahap. Tahap pertama mereka terima sekitar Rp12 miliar, kemudian sisanya akan diselesaikan pada pengiriman termin atau tahap kedua di November 2024

Kabupaten Gunungkidul

Meski menjadi wilayah yang cukup landai dari konflik pelaksanaan Pemilu, Gunungkidul cukup besar menerima anggaran Pilkada 2024.

Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti telah menerima anggaran tersebut sejak 10 November 2023 sebesar Rp37,03.

Rincian dana Pilkada 2024 di kabupaten/kota se-DIY

Kota Jogja: Rp34 miliar
Sleman: Rp44,7 miliar
Bantul: Rp38,6 miliar
Kulon Progo: Rp32,3 miliar
Gunungkidul: Rp37,03 miliar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bansos Pangan Beras dan Minyak Goreng Jadi Penyangga Kesejahteraan Masyarakat

Oleh : Andhika RachmaPemerintah terus memperkuat perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras dan minyak goreng sebagai langkah menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi harga kebutuhan pokok. Program tersebut menjadisalah satu instrumen penting negara dalam memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama bagi kelompok rentan dan keluarga berpenghasilan rendah. Kehadiran bansos pangantidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berperan menjagastabilitas sosial dan memperkuat ketahanan pangan nasional.Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersamaPerum Bulog terus mempercepat distribusi bantuan pangan ke berbagai wilayah di Indonesia. Penyaluran bantuan ini menyasar lebih dari 33 juta keluarga penerima manfaat (KPM) denganalokasi bantuan berupa beras dan minyak goreng yang diberikan secara bertahap. Pemerintahmenilai program bansos pangan menjadi langkah strategis untuk mengurangi tekanan ekonomimasyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasar.Program bantuan pangan tersebut juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjagakeseimbangan antara perlindungan sosial dan stabilitas ekonomi nasional. Di tengah tantanganglobal seperti ketidakpastian rantai pasok pangan dunia dan gejolak harga komoditasinternasional, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadapkebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bantuan beras dan minyak goreng menjadi bentuknyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari dampak inflasi pangan yang dapatmemengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga.Pemerintah bahkan telah menyiapkan anggaran mencapai Rp11,92 triliun untuk mendukungpenyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng pada tahun 2026. Anggaran tersebutdigunakan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebutbertujuan memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.Penyaluran bansos pangan juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi nasional. Pemerintah memahami bahwa kenaikan harga bahan pangan dapat memberikan tekananlangsung terhadap masyarakat kecil. Oleh karena itu, distribusi bantuan beras dan minyak goreng dilakukan bersamaan dengan upaya menjaga pasokan pangan nasional tetap aman. Dengan stokcadangan beras pemerintah yang terus diperkuat, Indonesia dinilai memiliki kemampuanmenjaga stabilitas pangan di tengah tantangan global.Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa program bantuan pangan merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat. Pemerintahberupaya memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan secara cepatdan merata. Penyaluran bansos pangan dinilai mampu membantu meringankan bebanpengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat dengan pendapatan terbatas yang sangat terdampak oleh perubahan harga kebutuhan pokok.Selain membantu masyarakat penerima manfaat, program bansos pangan turut memberikandampak positif terhadap stabilitas pasar domestik. Ketika distribusi bantuan berjalan efektif, tekanan terhadap lonjakan harga beras dan minyak goreng dapat ditekan sehingga kondisi pasar menjadi lebih stabil....
- Advertisement -

Baca berita yang ini