LeBron James MVP Final NBA 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, BAY LAKE – LeBron James terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) final NBA 2020. Ini merupakan gelar keempat MVP yang diraih James sepanjang kariernya.

James memimpin Lakers menjuarai gelar ke-17 NBA dengan mengalahkan Miami Heat di game keenam, Senin 12 Oktober 2020 pagi WIB dengan skor 106-93. Total Lakers unggul 4-2 atas Heat dalam format the-best-of seven.

Sebelumnya, James memenangkan gelar MVP final MBA di 2012 dan 2013 ketika membawa Heat juara, dan di 2016 saat memimpin Cleveland Cavaliers juara NBA. James menjadi pemain pertama yang bisa menjuarai NBA dengan tiga klub berbeda.

James menyamai pencapaian tiga legenda NBA, Tim Duncan, Shaquille O’Neal dan Magic Johnson yang juga memenangkan empat gelar MVP final NBA. Hanya Michael Jordan yang memenangkan gelar tersebut lebih banyak dengan enam kali.

“Saya menempatkan diri sendiri, tubuh, dan pikiran ke dalam posisi untuk selalu ada untuk rekan setim. Sepanjang karier, saya tak pernah absen di play-off dan hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk rekan setim adalah selalu ada saat dibutuhkan,” kata James, dikutip dari ESPN, Senin 12 Oktober 2020.

“Saya harap mampu membuat rekan setim bangga dan hanya itu yang paling penting. Saya membuat kalian semua bangga, membuat fans dan keluarga bangga. Saya tak sabar pulang ke rumah berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini