Ketum NasDem Sebut Pemerintah akan Subsidi Minyak Goreng Selama 6 Bulan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pemerintah akan mensubsidi minyak goreng selama enam bulan ke depan, hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Hal itu kata dia, merespon kelangkaan minyak goreng di tengah masyarakat. Informasi itu disampaikan Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada Paloh saat pertemuan NasDem Golkar.

“Bung Airlangga menambahkan lagi hal kedua, pemerintah merencanakan untuk segera memberikan subsidi terhadap harga minyak goreng paling tidak jangka waktu 6 bukan ke depan,” kata Paloh usai pertemuan di kantor DPP NasDem, Jakarta, Kamis 10 Maret 2022.

Sementara Paloh meminta produsen minyak goreng memiliki empati. Ia mengusulkan produsen ini memikirkan bagaimana cara harga minyak goreng diturunkan.

“Dari saya hanya satu; barangkali kita mencoba untuk menaruh empati, mengappeal pada produsen minyak goreng untuk berempati bagaimana agar harga minyak goreng yang ada di pasar bisa turun,” ujarnya.

Paloh mengingatkan Airlangga untuk memperhatikan masalah harga minyak. Agar masyarakat mudah mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau. Selain itu, ia berpesan kepada Airlangga untuk mensupervisi Menteri Perdagangan untuk menyelesaikan masalah minyak goreng.

“Saya sudah sampaikan ke menko Airlangga untuk melakukan komunikasi koordinasi supervisi dengan mendag. Banyak hal yang tadi kita diskusikan dan mudah-mudahan ini bermanfaaat bagi masyarakat,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini