Kejuaraan Asia 2022: Baru Semifinal, Tunggal Putra dan Ganda Putra Pastikan Satu Tiket Final

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANILA – Kejuaraan Asia 2022 baru memasuki babak semifinal. Tapi, Indonesia sudah memastikan satu wakil tunggal putra dan ganda putra di partai puncak.

Hal ini terjadi karena sesama tunggal putra dan ganda putra Indonesia akan bertarung di semifinal, Sabtu 30 April 2022. Di tunggal putra, Chico Auro Dwi Wardoyo akan menantang Jonatan Christie. Sementara di ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan menantang juniornya, Pramudya Kusuwawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Di perempatfinal, Chico mengalahkan wakil Cina, Li Shi Feng dengan straight game 21-17.

“Pertama mengucap syukur alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini. Saya senang bisa sampai sejauh ini dan mengalahkan pemain-pemain yang peringkatnya di atas saya,” ujarnya.

“Arti kemenangan ini buat saya semoga menjadi motivasi untuk lebih baik dan menambah kepercayaan diri saya. Tadi saya memang sudah menyiapkan strategi sesuai pola saya. Menyerang dia duluan,” katanya.

Dalam perjalanannya, Chico mengalahkan unggulan pertama asal Jepang, Kento Momota. Selain itu, dia menundukkan pemain yang peringkatnya berada di atas seperti Lee Cheuk Yiu dan Li Shi Feng.

Sementara itu, Jonatan Christie mengalahkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, 22-20, 23-21.

“Yang pertama Puji Tuhan bisa lolos ke semi final untuk pertama kali di Kejuaraan Asia ini. Pastinya tidak mudah melawan Loh yang notabene adalah juara dunia. Rekor pertemuan saya yang unggul juga tidak bisa dijadikan patokan karena dia pasti ada perkembangan. Jadi tadi tidak membuat saya lebih percaya diri,” ujarnya.

Total ada lima wakil Indonesia yang melangkah ke semifinal. Selain Fajar/Rian vs Pramudya/Yeremia dan Jonatan vs Chico, satu wakil lainnya adalah ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang akan menantang pasangan asal Cina, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini