Innalillahi! Kim Jong-un Dilaporkan Kritis Usai Operasi Jantung

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kabar mengejutkan datang dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Dirinya dikabarkan kritis usai menjalani perawatan setelah menjalani prosedur kardiovaskuler (sakit jantung) awal bulan ini.

Mengutip Merdeka.com, dilaporkan media Korea Selatan, di tengah spekulasi terkait kesehatan Kim menyusul ketidakhadirannya dalam sebuah perayaan penting. Korea Utara merayakan hari lahir pendirinya dan kakek Kim Jong-un, Kim Il Sung, sebagai hari libur nasional pada 15 April, namun Kim Jong-un tak terlihat hadir.

Daily NK, sebuah situs web yang dikelola pembelot Korea Utara, mengutip sumber anonim dari negara itu mengatakan Kim sedang dalam tahap penyembuhan di sebuah vila di resor Gunung Kumgang, Hyangsan, di pesisir timur setelah menjalani operasi pada 12 April di sebuah rumah sakit di sana. Demikian dilansir dari The Straits Times, Selasa 21 April 2020.

Peliputan dari dalam Korea Utara terkenal sulit, terutama hal yang berkaitan dengan kepemimpinan negara itu, diberlakukan kontrol ketat pada informasi

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang membidangi urusan kedua negara, menolak mengomentari laporan tersebut. Kesehatan Kim menurun dalam beberapa bulan terakhir karena dia perokok berat, obesitas, dan gila kerja, menurut laporan Daiky NK.

“Sepengetahuan saya dia mengalami (masalah jantung) sejak Agustus lalu tapi kondisinya memburuk setelah berulang kali mengunjungi Gunung Paektu,” kata seorang sumber, merujuk ke gunung suci di negara itu.

Kim dibawa ke rumah sakit setelah memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh yang berkuasa pada 11 April. Itu adalah terakhir kali Kim terlihat di depan umum, kata laporan itu.

Korut pekan lalu menembakkan beberapa rudal jarak pendek yang menurut pejabat Seoul juga merupakan bagian dari perayaan ulang tahun Kim Il Sung. Peristiwa militer semacam itu biasanya akan disaksikan Kim, tetapi tidak ada laporan KCNA terkait kegiatan itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini