Ini Deretan Jalan Tol yang Tuntas Dibangun Jokowi-Ma’ruf Amin Setahun Kepemimpinannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Hari ini, Selasa 20 Oktober 2020, pemerintahan   Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin genap berusia setahun. Pembangunan infrastrukur jalan tol di berbagai wilayah di Indonesia menjadi bukti nyata adanya pemerataan pembangunan.

Nah, sedikitnya ada 10 proyek jalan tol yang telah diresmikan oleh Jokowi sejak menjabat sebagai presiden di periode kedua. Sebagian besar ruas tol berada di Jawa dan Sumatera. Sedangkan di Kalimantan dan Sulawesi telah resmi beroperasi masing-masing satu ruas tol. Berikut datanya:

– 15 November 2019: Jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), panjang tol 189 kilometer dimiliki oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT Hutama Karya.

– 6 Desember 2019: Jalan tol Kunciran-Serpong (JORR 2), panjang tol 11,2 kilometer, PT Marga Trans Nusantara.

– 12 Desember 2019: Jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Jipek), panjang tol 36,4 kilometer, BUJT kerja sama operasi PT Waskita Karya Tbk. dan Acset.

– 17 Desember 2019: Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), panjang tol 64,87 kilometer (Seksi 2-4), BUJT PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda.

– 1 April 2020: Jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kayu Agung-Jaka Baring), panjang tol 29,39 kilometer (Seksi 1), BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol (Waskita Karya).

– 7 April 2020: Jalan tol Pandaan-Malang (Pakis-Malang), panjang tol 3,11 kilometer (Seksi 5), BUJT PT Jasamarga Pandaan Malang.

– 3 Juli 2020: Jalan tol Depok-Antasari (Brigif-Sawangan), panjang tol 6,3 kilometer (Seksi 2), BUJT PT Citra Waspphutowa.

– 25 Agustus 2020: Jalan tol Banda Aceh-Sigli, panjang tol 14 kilometer (Seksi 4), BUJT PT Hutama Karya.

– 25 September 2020: Jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai), panjang tol 131 kilometer (Seksi 1-6), BUJT PT Hutama Karya.

– 29 September 2020: Jalan tol Manado-Bitung, panjang tol 21 kilometer (Seksi 1 dan 2A), BUJT PT Jasamarga Manado Bitung.

Selain meresmikan 10 jalan tol baru, dalam setahun Jokowi-Ma’ruf telah melakukan groundbreaking pada tiga proyek tol yaitu:

– 7 September 2020 Jalan tol akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, panjang 3,7 km, BUJT PT Lintas Marga Sedaya.

– 30 September 2020 Proyek konstruksi tidak sebidang ramp junction Serpong dengan exit ramp Pamulang. Konstruksi penanganan banjir KM 8 tol Pondok Aren telah dilakukan groundbreaking Serpong. Konstruksi tidak sebidang akses on ramp Rawa Buntu. BUJT adalah PT Bintaro Serpong Damai (Nusantara Infrastructure).

– 15 Oktober 2020 Jalan tol Kapal Betung tahap II, panjang 69,19 km, BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol.

Menjelang akhir 2020 hingga awal 2021, Kementerian PUPR telah merencanakan pembangunan delapan ruas jalan tol baru dengan nilai proyek sekitar Rp 100 triliun. Delapan proyek tersebut adalah:

– Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo 96,57 km
– Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan 60,10 km
– Tol Kertajati-Cipali 3,60 km
– Tol North-South Link Bandung 14,20 km
– Harbour Road Tanjung Priok-Pluit 8,90 km
– Tol Yogyakarta-Bawen 75,83 km
– Tol Gilimanuk-Mengwi 95,22 km
– Tol Kediri-Kertosono 20,30 km

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing, Upaya Strategis Negara Pulihkan Generasi Pascabencana Sumatra

Oleh : Nancy Dora  Bencana ekologis yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh kembali menegaskanbahwa dampak kebencanaan tidak berhenti pada kerusakan fisik dan kerugian material. Di balikrumah yang runtuh, jalan yang terputus, dan fasilitas umum yang rusak, terdapat luka psikis yang jauh lebih dalam, terutama pada anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Dalam konteks ini, trauma healing bukan sekadar program pelengkap pascabencana, melainkan menjadi upayastrategis negara untuk memulihkan dan melindungi masa depan generasi terdampak. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa anak-anak mencakup sekitar sepertiga dari total pengungsi pascabencana di Sumatra dan Aceh. Kondisi tersebut menempatkan mereka padasituasi krisis berlapis, mulai dari kehilangan rasa aman, keterputusan akses pendidikan, hinggatekanan psikologis akibat pengalaman traumatis. Wakil Ketua Komisi Perlindungan AnakIndonesia (KPAI), Jasra Putra, menegaskan bahwa pemulihan mental dan sosial anak harusditempatkan sebagai prioritas utama dalam penanganan bencana, karena trauma yang tidaktertangani berpotensi menghambat perkembangan kognitif dan emosional anak dalam jangkapanjang. Pendekatan trauma healing yang didorong KPAI menempatkan anak bukan hanya sebagaikorban, tetapi sebagai subjek pemulihan yang aktif. Melalui konsep eco-healing, anak-anakdiajak berinteraksi kembali dengan lingkungan secara positif. Pendekatan ini menggabungkanpemulihan psikologis dengan edukasi ekologi, sehingga anak tidak tumbuh dengan rasa takutterhadap alam, melainkan dengan kesadaran untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Dalampraktiknya, material sisa bencana dimanfaatkan sebagai sarana ekspresi kreatif, seperti karya seniatau fasilitas belajar sederhana, yang membantu anak memaknai ulang pengalaman traumatissecara konstruktif. Lebih jauh, eco-healing juga diarahkan untuk membangun resiliensi jangka panjang denganmengintegrasikan kearifan lokal. Pelibatan tokoh adat seperti Ninik Mamak di Sumatra Barat dan Tuha Peuet di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini