Hadiri Peringatan HUT BAZNAS Ke 22, Bupati Sleman Ajak Masyarakat Senantiasa Berzakat

Baca Juga

Mata Indonesia, Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo senantiasa mengajak masyarakat untuk berzakat salah satunya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman. Hal tersebut ia sampaikan pada acara Bulan Zakat Panutan dan Puncak Peringatan HUT Baznas ke 22 pada Jumat, (10/2). Bertempat di Lapangan Pemda Sleman, Bupati Sleman menyerahkan dana pentasyarufan 5 program unggulan Baznas secara simbolis, sekaligus mengibarkan bendera start Jalan Santai.

Dalam sambutannya, Kustini mengapresiasi acara ini sekaligus menyampaikan harapan kepada Baznas Kabupaten Sleman agar semakin barokah dan dapat menarik minat masyarakat untuk berzakat dan membantu sesama.

“Dengan berzakat semoga dapat membersihkan dan mensucikan harta kita sekaligus dapat membantu sesama,” ujarnya

Lebih lanjut, Kustini juga mengajak OPD di lingkungan Pemkb Sleman serta masyarakat untuk berkolaborasi dalam mendukung program unggulan Baznas Kabupaten Sleman.

Semantara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sleman, Kriswanto dalam laporannya mengatakan bahwa tema HUT Baznas ke 22 ini adalah “Berkah Berzakat : Terima Kasih Muzaki, Terima kasih Mustahik” yang dimana menandai 22 tahun kiprah Baznas dalam menyejahterakan umat

Penghimpunan ZIS Baznas Kabupaten Sleman senantiasa meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2022 berhasil menghimpun 9,5 Milyar naik 142 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar 6,9 Milyar. Sedangkan tahun 2023 ditargetkan pengumpulan ZIS sebesar 11 Milyar.

“Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki baik dari ASN maupun perorangan yang telah mempercayakan Baznas Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS. Semoga penyaluran dana ZIS dapat memberikan kemanfaatan bagi warga masyarakat Sleman,” ujar Kriswanto

Ia juga melaporkan bahwa pentasyarufan pada tahun 2022 sejumlah 7,6 Milyar dengan jumlah penerima manfaat 28.603 orang. Pentasyarufan ini dilakukan dalam 5 program unggulan Baznas yakni Sleman Taqwa, Sleman Cerdas, Sleman Makmur, Sleman Sehat dan Sleman Peduli.

Semarak kegiatan HUT Baznas ke 22 dirangkai salam kegiatan Bulan Zakat Panutan dengan beragam kegiatan seperti sunatan massal, santunan yatim, Khotmil Quran, pemeriksaan kanker serviks, bantuan pembangunan masjid dan ditutup puncak acara jalan sehat dan senam sehat bersama yang diikuti 500an peserta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini