Yuk Kenali Berbagai Tipe Vegetarian, Kamu yang Mana?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Secara umum, vegetarian dapat didefinisikan sebagai orang yang hanya mengkonsumsi sayur dan buah-buahan saja dan menghindari konsumsi daging hewan.

Banyak alasan kenapa seseorang menjadi vegetarian, tentunya adalah soal kesehatan, hidup tanpa kolesterol jahat, dan sebagian lain tengah menjalankan program diet.

Namun, perlu kamu ketahui, bahwa vegetarian terbagi lagi menjadi empat jenis. Berikut ulasannya, dan simak kira-kira kamu tipe yang mana.

1. Semivegetarian

Dikenal juga dengan sebutan flexitarian, pola makan vegetarian tipe ini mengkonsumsi sayuran, tapi terkadang juga memakan daging dan produk hewani lainnya namun dalam porsi kecil.

2. Ovo 

Tipe vegetarian ini seperti pada umumnya, lebih mengutamakan sayur dan buah-buahan serta tidak mengkonsumsi daging. Namun, tipe ini masih membolehkan untuk memakan telur.

3. Lacto 

Perbedaan mendasar antara lacto dengan ovo yaitu tipe ini tidak mengkonsumsi telur. Namun, tipe lacto ini masih mengkonsumsi susu dan produk olahan seperti mentega dan yogurt.

4. Lacto-ovo 

Ini adalah penggabungan antara tipe lacto dan ovo yang membolehkan konsumsi telur, susu dan produk olahan susu lainnya. Namun, tetap mengutamakan sayur dan buah-buahan serta meninggalkan daging. Tipe diet ini disebut-sebut sebagai tipe paling ketat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini