Warner Bros Luncurkan Trailer Baru ‘Black Adam’, Dwayne Johnson Pilih Jadi Pahlawan untuk Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Trailer baru dari film DC ‘Black Adam’ baru saja dirilis. Video trailernya ditayangkan perdana lewat acara San Diego Comic-Con 2022.

Tak lama, Warner Bros merilis trailer barunya itu ke akun YouTube resminya.

Trailer barunya menampilkan pahlawan super yang berhadapan dengan Justice Society. Ia dikasih dua pilihan oleh seseorang karena merasa dirinya tak layak dan kekuatannya adalah sebuah kutukan.

Dua pilihan itu adalah menjadi penghancur dunia atau pahlawan. Ia pun memilih untuk jadi pahlawan.

Melansir dari Collider, film ini merupakan antihero, di mana Black Adam adalah peran antagonis Billy Batson alias Shazam.

Ternyata, selain ikut berperan sebagai karakter utama. Dwayne juga berpartisipasi sebagai produser eksekutif di film tersebut.

Sementara itu, ‘Black Adam’ akan tayang di bioskop pada 21 Oktober 2022. Tonton video trailer barunya di bawah ini!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini