Wajib Tahu, Posisi Tidur Ternyata Bisa Pengaruhi Kesehatan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Posisi tidur ternyata bisa memengaruhi kesehatan. Hal ini bisa terjadi jika saat terbangun dengan tengkuk pegal atau seluruh persendian kaku, bisa jadi saat terlelap dalam posisi yang menyiksa sendi.

Maka, direktur Sleep to Live Institute, Robert Oexman, perlu mencoba beberapa posisi tidur terbaik dan menghindari posisi yang bisa membahayakan kesehatan. Berikut, ada posisi tidur yang biasa dilakukan. Ada untung ruginya, tergantung dengan gangguan penyakit yang dimiliki.

Pertama, yaitu tengkurap. Ketika sepanjang malam tidur dengan posisi seperti ini, leher bisa kaku karena harus menoleh ke salah satu sisi selama berjam-jam. Posisi leher dan tulang belakang yang tidak lurus, akan membuat saraf jadi kebas.

Kedua, yaitu posisi telentang. Bagi orang yang sering mengorok, gangguan sleep apnea, dan gangguan heartburn posisi ini bisa menyebabkan banyak masalah. Posisi deep sleep dimana seluruh anggota mulut dalam posisi rileks, lidah akan mengunci tenggorokan dan memicu dengkuran keras.

Selain itu, posisi ini juga berbahaya bagi mereka yang kerap terkena heartburn. Terlebih jika menjelang tidur juga mengonsumsi makanan.

Ketiga, yakni tidur miring. Posisi ini bisa mengurangi sleep apnea dan mendengkur namun jika terlalu lama bisa memperparah gangguan nyeri pada pundak atau pinggul.

Keempat, yaitu posisi tengkurap dengan tangan menyangga kepala. Posisi seperti ini baiknya tidak dibiarkan selama berjam-jam. Tangan yang terlipat dan menjadi tumpuan kepala dalam waktu lama bisa membuat saraf di lengan terganggu.

Terakhir, yakni posisi terlelap dengan rahang yang mengunci rapat. Kesehatan gigi, gusi, dan tulang rahang bisa terganggu. Maka, jika memiliki riwayat gangguan di gigi, hendaknya lebih waspada menjelang tertidur.

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini