Tampar Chris Rock, Piala Oscar Will Smith Terancam Dicabut

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Piala Oscar yang diraih Will Smith terancam dicabut buntut dari aksinya menampar Chris Rock di atas panggung Oscar 2022.

Smith murka ketika Rock mengejek istrinya, Jada Pinkett Smith yang kini tampil botak karena mengalami alopecia. Dia menyebut tak sabar menonton film sekuel GI Jane yang diperankan Demi Moore menceritakan seorang tentara berkepala plontos.

Smith langsung naik ke atas panggung dan secara mengejutkan menampar pipi Rock. Kemudian, dia berteriak agar tak lagi menyebut-nyebut nama istrinya.

Seorang sumber mengatakan, apa yang dilakukan Smith bertentangan dengan kode etik yang dijunjung The Academy of Motion Picture Arts and Sciences.

“Ini bisa dibilang sebuah penyerangan. Semua yang ada di ruangan itu terkejut dan merasa tidak nyaman. Tapi kurasa Will tidak ingin mengembalikan pialanya, apapun yang terjadi siapa yang tahu?” ujar sumber tersebut, dikutip dari NY Post, Selasa 29 Maret 2022.

Usai penghargaan Oscar berakhir, akun Twitter The Academy menyinggung insiden yang terjadi antara Smith dan Rock.

“The Academy sama sekali tidak memaafkan kekerasan dalam bentuk apa pun,” cuitnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini