Menjelang Pernikahan Pertanyakan Komitmen, Bintang Emon Langsung Jadi Trending

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bintang Emon baru-baru ini membuat netizen heboh karena pertanyaannya yang ditanyakan melalui laman media sosial Twitter.

Pada laman media sosial Twitter pribadinya, komika terkenal itu mempertanyakan tentang komitmen menjelang pernikahannya dengan Alca Octaviani.

“Komitmen? Emang penting?” tulisnya.

Melihat cuitan Bintang Emon yang mempertanyakan tentang komitmen saat menjelang pernikahan pun lantas menuai berbagai macam reaksi dari netizen.

Tak sedikit warganet yang heran dengan cuitannya tersebut, mengingat Bintang Emon akan segera melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya. Banyak juga warganet yang menjawab dengan komentar-komentar candaan dan menghibur.

“Jika konteksnya adalah dua orang yang sudah sama-sama serius, maka komitmen itu penting. Namun akan berakhir mengecewakan jika salah satu pihak memang sejak awal berniat mempermainkan,” tulis netizen.

“Langsung ketemu jodoh aja bisa ga sih bang? Cape salah orang mulu haha,” balas netizen.

“Yang penting itu shalat,” tambah netizen.

“Ga penting, Tang yang penting tu makan bakso, kecilnya duluan, yang gede belakangan,” sambung netizen.

“Dalam hubungan apalagi menuju ke jenjang yang lebih serius, menurutku sangat penting yang namanya komitmen bang Bintang Emon,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini