Kalahkan Video ‘Despacito’, ‘Baby Shark’ Tembus 10 Miliar Views

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Video lagu anak-anak, ‘Baby Shark’ menjadi yang paling banyak ditonton di YouTube dengan angka lebih dari 10 miliar views.

Video dari perusahaan asal Korea Selatan, Pinkfong, mengaku bangga dengan pencapaian ‘Baby Shark’ yang sangat digemari anak-anak.

“Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Baby Shark kami tercinta telah mencatat pencapaian luar biasa. Ini merupakan perjalanan yang benar-benar bermakna menyaksikan bagaimana Baby Shark telah menghubungkan orang-orang di seluruh dunia,” ujar CEO Pinkfong, Kim Min-seok.

“Kami tidak sabar untuk memperkenalkan petualangan Baby Shark lebih lanjut yang akan membawa pengalaman tak tertandingi ke lebih banyak penggemar di mana pun,” katanya.

Video hit ini dirilis pada Juni 2016. Pada November 2020, video tersebut mencapai 7,04 miliar penayangan untuk melampaui video Luis Fonsi feat Daddy Yankee, ‘Despacito’ pada tahun 2017, menjadi video YouTube yang paling banyak dilihat sepanjang masa.

Kabarnya, Nickelodeon sedang mengembangkan ide mengangkat ‘Baby Shark’ ke layar lebar. Tapi, belum tahu kapan rencana itu direalisasikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini