Cara Cerdas Menghadapi Suami Malas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah menjalani hari yang padat dan melelahkan, semua orang tentu ingin menikmati weekend dengan bermalas-malasan. Akan tetapi, bagaimana bila Anda melihat rumah berantakan?

Anda tentu ingin ‘berduet’ dengan suami Anda untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, bukan? Berbagi pekerjaan sambil bercanda atau mengelap peluh sosok pria yang Anda cinta.

Namun, bagaimana bila suami Anda seorang pemalas yang tidak ingin melakukan pekerjaan rumah tangga? Jelas ini sangat menyebalkan dan akan membuat Anda stres. Melansir Times of India, berikut cara cerdas untuk menghadapi suami yang malas.

Buat ia merasa dibutuhkan

Beri suami Anda gelar ‘pahlawan super’ untuk melakukan hal-hal rumah tangga tertentu yang hanya bisa dia lakukan. Anda mungkin sebenarnya tidak membutuhkan dia untuk selalu melakukannya, karena Anda bisa, tetapi membuat suami Anda merasa kuat dan membantu akan selalu berhasil. Meskipun memulai dengan sedikit membantu, ini adalah perubahan besar.

Selalu menghargainya

Jika suami Anda sangat enggan melakukan suatu pekerjaan, puji keterampilan kerjanya dan hargai usahanya. Suami Anda pasti akan merasa lega, setelah mendengar pujian positif tentang usahanya. Jika Anda memiliki anak di sekitar rumah, suami Anda mungkin juga akan bekerja lebih keras untuk mengesankan anak-anak dengan jubah ‘pahlawan super’-nya.

Bersikap tegas

Jangan berteriak. Itu hanya akan menggagalkannya lebih jauh dari melakukan pekerjaannya. Sebaliknya, belajarlah untuk tegas dengan kata-kata Anda. Bersikaplah tegas dan beri tahu suami Anda bahwa ia tidak punya pilihan lain selain melakukan pekerjaan. Anda juga dapat menghentikan salah satu kegiatan rekreasi atau hobi favoritnya untuk memberi efek lebih, bahwa Anda cukup serius.

Bersikaplah fleksibel dalam hal pekerjaan

Suami Anda mungkin tidak melakukan sesuatu dengan caramu. Ia mungkin mencoba melakukan pekerjaan dengan cara yang lebih kreatif sehingga ia bisa melakukannya lebih cepat dan lebih baik. Jadi, jangan memaksa atau mencoba mengendalikannya untuk melakukan dengan cara Anda, sebaliknya, pelajari dan terima caranya, jika itu tidak memakan waktu.

Ikut terlibat dengannya saat melakukan pekerjaan

Anda dapat terlibat dalam percakapan yang mendalam dengan suami Anda saat dia membersihkan lantai dan Anda sedang membersihkan lemari. Anda akan terkejut mengetahui seberapa dalam Anda berdua dapat bercakap-cakap sambil melakukan pekerjaan rumah tangga. Itu membuat Anda teralihkan dari kelelahan, dan Anda berdua akan menantikan lebih banyak kesempatan seperti itu.

Bersikap penuh perhatian

Pahami bahwa suami Anda belum mengenal pola kerja atau keterampilan mengelola rumah tangga. Anda harus mencoba untuk mempertimbangkan dalam hal urgensi dan pentingnya pekerjaan. Biarkan suami Anda meluangkan waktunya dan menyelesaikan pekerjaannya sesuai kebutuhan. Jangan mengganggunya sama sekali.

Pelesir

Ini akan membantu Anda menjernihkan pikiran dan melepaskan beban yang Anda rasakan. Minta suami Anda untuk melakukan semua pekerjaan di rumah secara sistematis dan biarkan dia mengatur semua pekerjaan sekaligus. Lagipula, dia juga orang dewasa yang harus mengatur jadwal dan pekerjaan rumah tangganya. Jadi, beri tahu suami Anda, dan kemasi barang bawaan Anda untuk perjalanan singkat bersama teman perempuan atau mengunjungi keluarga Anda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bantuan Pangan sebagai Instrumen Stabilitas di Tengah Gejolak Global

Oleh: Dhita Karuniawati )*Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, pemerintah Indonesia terus memperkuat berbagai instrumen kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonominasional. Salah satu instrumen yang terbukti efektif adalah program bantuan pangan. Kebijakan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk perlindungan sosial, tetapi jugasebagai alat fiskal strategis untuk menjaga daya beli masyarakat, mengendalikaninflasi, serta memastikan stabilitas sosial di berbagai daerah.Gejolak global yang dipicu oleh konflik geopolitik, perubahan iklim, serta gangguanrantai pasok telah berdampak pada kenaikan harga pangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam situasi ini, kelompok masyarakat berpenghasilan rendahmenjadi yang paling rentan. Oleh karena itu, intervensi pemerintah melalui bantuanpangan menjadi langkah penting untuk mencegah penurunan kesejahteraan sekaligusmenjaga konsumsi rumah tangga sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi.Bantuan pangan merupakan bagian dari kebijakan fiskal yang dirancang untuk menjagastabilitas ekonomi nasional. Pemerintah memanfaatkan instrumen ini untukmemperkuat daya beli masyarakat sekaligus meredam tekanan inflasi, terutama padakomoditas pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi. Pemerintah juga menilaibahwa bantuan pangan memiliki efek ganda, yakni tidak hanya membantu masyarakatsecara langsung, tetapi juga menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melaluistabilitas konsumsi domestik.Program bantuan pangan menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalammenghadapi tekanan ekonomi global. Dengan menjaga konsumsi masyarakat tetapstabil, pemerintah berupaya menghindari perlambatan ekonomi yang lebih dalam. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan bantuan pangan bukan sekadar program sosial, melainkan bagian integral dari strategi makroekonomi nasional.Pemerintah menyalurkan bantuan pangan di seluruh wilaya Indonesia, antara lain di Riau dan Kepri. Perum Bulog Riau-Kepri memastikan penyaluran bantuan pangan bagimasyarakat berjalan sesuai rencana dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Riau-Kepri, Dani Satrio, mengatakan bahwa total bantuan yang akan disalurkan mencakup jumlah yang sangat besar untuk memenuhikebutuhan masyarakat di seluruh Provinsi Riau. Total keseluruhan penyaluran bantuanberas setara dengan 11 ribu ton dan minyak makan 2 juta liter kepada 597.998 penerima bantuan se-provinsi Riau.Menurut Dani, banyaknya bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintahdalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Bulog tidak hanya fokus pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikanaspek teknis penyaluran berjalan dengan baik agar bantuan tepat sasaran.Pola distribusi yang dilakukan melibatkan berbagai unsur di lapangan gunamempercepat proses penyaluran dan meminimalisir kendala. Dalam program ini, masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan bantuan pangan dalam bentuk paketkebutuhan pokok utama yang telah ditentukan.Dani mengatakan penyaluran tahap awal dimulai di Kota Pekanbaru dan akandilanjutkan secara bertahap ke seluruh kabupaten dan kota. Total bantuan yang disalurkan dalam program ini mencapai sekitar 11 ribu ton beras dan 2 juta liter minyakgoreng untuk kebutuhan dua bulan.Dani menegaskan bahwa skema pemberian bantuan untuk dua bulan sekaligusbertujuan untuk memberikan kepastian ketersediaan pangan bagi masyarakat dalamjangka waktu tertentu. Selain itu, sinergi antara Bulog dan pemerintah daerah menjadisalah satu faktor utama dalam kelancaran distribusi bantuan ini.Dani optimistis distribusi bantuan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positifbagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhanpangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubernur (Plt) Riau, SF Hariyanto mengatakanbantuan pangan ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomiyang masih menantang. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh Provinsi Riau. Pihaknya berharap bantuan ini dapat meringankan bebanmasyarakat.Hariyanto menjelaskan, setiap kepala keluarga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Jumlah tersebut cukup signifikan untuk memenuhikebutuhan pokok rumah tangga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhikebutuhan pangan masyarakat.Hariyanto menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmenpemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat tetapmemiliki akses terhadap bahan pokok. Pihaknya juga mengapresiasi dukunganpemerintah pusat dan Bulog dalam penyaluran bantuan ini.Bantuan pangan diharapkan tetap menjadi bagian penting dari strategi pemerintahdalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dalam menghadapi ketidakpastian global yang masih berlanjut, fleksibilitas kebijakan dan ketepatan intervensi menjadi kunciutama. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan pangan tidak hanya mampumelindungi masyarakat dari dampak krisis, tetapi juga menjadi fondasi bagi pemulihandan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.Secara keseluruhan, bantuan pangan telah menunjukkan perannya sebagai instrumenstrategis dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak global. Melalui kombinasikebijakan fiskal yang tepat, implementasi yang efektif di daerah, serta pengawasanyang ketat, program ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Denganterus memperkuat sinergi dan evaluasi kebijakan, bantuan pangan dapat menjadi salahsatu pilar utama dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di masa yang akandatang.*) Penulis adalah Kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia
- Advertisement -

Baca berita yang ini