Al Ghazali Segera Naik Pelaminan, Ahmad Dhani Minta Fadli Zon dan Rocky Gerung Jadi Saksi Nikah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jalinan asmara antara Al Ghazali dengan sang kekasih, Alyssa Daguise tampaknya semakin serius. Ayah Al, Ahmad Dhani bahkan sudah membahas soal pernikahan sang anak.

Menariknya, Ahmad Dhani ingin politikus Fadli Zon dan pengamat sosial Rocky Gerung yang menjadi saksi di pernikahan Al dan Alyssa.

Hal ini terucap langsung dari mulut Dhani saat mengunjungi rumah Fadli Zon bersama Al Ghazali, El Rummy dan Alyssa. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Dhani sempat memperkenalkan Alyssa kepada Fadli Zon.

“Ini pacarnya Al, mas,” kata Ahmad Dhani, dikutip dari tayangan Channel Youtube miliknya, Video Legend, Kamis, 11 Juni 2020.

Fadli Zon pun langsung merespons. “Pacarnya Al ya, siapa namanya mbak?” tanya Fadli.

“Alyssa,” jawab dara cantik berwajah indo itu.

“Oh Alyssa,” sahut Fadli Zon kembali.

Menimpali percakapan tersebut, Ahmad Dhani langsung mengatakan jika Al nanti menikah maka yang menjadi saksinya adalah Fadli Zon dan Rocky Gerung.

“Nanti kalau nikah, saksinya kita semua sama Rocky Gerung,” kata Dhani.

Semua yang hadir di lokasi pun langsung tertawa. “Rocky Gerung belum pernah jadi saksi (nikah) kan?” tanya Ahmad Dhani.

“Jadi saksi perceraian sering,” kata Rocky berkelakar.

Selanjutnya, rombongan Ahmad Dhani pun kembali melanjutkan keliling rumah Fadli Zon.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dana Hasil Penertiban Kawasan Hutan Jadi Bukti Nyata Penegakan Hukum Pemerintah

Oleh: Alvin Sato )*Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuatpenegakan hukum dan penyelamatan aset negara melalui langkahkonkret penertiban kawasan hutan. Hal itu tercermin dari penyerahandana hasil penertiban kawasan hutan senilai Rp10,27 triliun kepadanegara yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Momentum penyerahan ini sekaligus menjadi simbol kuat bahwa upayapenegakan hukum pemerintah kini semakin berorientasi pada hasil nyatayang dapat dirasakan masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwaagenda penyerahan dana hasil penertiban kawasan hutan bukan sekadarseremoni. Kepala Negara memandang masyarakat saat ini menginginkanbukti konkret dari kerja pemerintah, terutama dalam upaya menjagakekayaan negara dan menindak berbagai pelanggaran di sektor sumberdaya alam. Presiden menilai transparansi dan akuntabilitas menjadibagian penting agar masyarakat dapat melihat langsung hasil daripenegakan hukum yang dilakukan negara.Menurut Presiden, dana triliunan rupiah yang berhasil diselamatkantersebut menunjukkan bahwa pemerintah serius memastikan aset negara tidak lagi bocor akibat praktik ilegal maupun penyalahgunaan kawasanhutan. Ia juga menyinggung bahwa masyarakat sudah terlalu lama disuguhi berbagai pidato tanpa hasil nyata, sehingga pemerintah saat iniberupaya menghadirkan bukti langsung melalui pengembalian aset dan penyelamatan keuangan negara.Presiden Prabowo turut mengungkapkan adanya potensi tambahanpengembalian aset negara pada bulan berikutnya dengan nilai mencapaiRp11 triliun. Hal itu memperlihatkan bahwa upaya penertiban kawasanhutan tidak berhenti pada satu tahap, melainkan terus berlanjut sebagaibagian dari strategi nasional dalam memperbaiki tata kelola sumber dayaalam Indonesia.Selain penyerahan dana, pemerintah juga berhasil menguasai kembalikawasan hutan seluas lebih dari 2,3 juta hektare. Pengembalian lahantersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga kedaulatannegara atas kawasan hutan yang selama bertahun-tahun mengalamiberbagai bentuk pelanggaran, mulai dari penguasaan lahan ilegal hinggapenyalahgunaan izin usaha.Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa dana Rp10,27 triliunyang dipamerkan dalam kegiatan Satgas Penertiban Kawasan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini