Tentara Inggris Shock Lihat Latihan Brutal Prajurit TNI Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kehebatan militer Indonesia memang sudah terdengar hampir di seluruh dunia. Berdasarkan data dari Global Fire Power (GFP) 2019, TNI, berhasil menduduki peringkat ke-16 dari 137 negara. Rating yang diberikan kepada TNI 0.2804.

Kemampuan TNI memang sudah tak diragukan lagi, selain difungsikan untuk menjaga keutuhan Republik Indonesia, TNI juga punya peran dalam menangani konflik-konflik Internasional membawa nama baik Indonesia.

Bahkan, militer dari berbagai negara ini juga mengadakan latihan bersama. Latihan keras TNI, khususnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sangat dikenal. Dari ketahanan di berbagai kondisi dan bagaimana mengatasi tembakan bertubi-tubi.

Lewat channel Youtube-nya, seorang tentara Inggris memberikan reaksinya saat melihat video latihan dopper Kopassus TNI.

Dalam video berdurasi hampir enam menit itu yang diunggah seorang tentara Inggris, Craig Hollman, 24 November 2019 lalu ini, menunjukkan video singkat latihan Kopassus TNI di tanah berlumpur.

Ada lima tentara berseragam lengkap dengan senjata dan rompi anti peluru. Kelimanya berjalan mengendap dan kemudian merayap di tanah berlumpur.

“Ini seperti latihan kemampuan patroli,” komentar Craig begitu video latihan Kopassus TNI dimulai. Tentara Inggris ini mulai terlihat terkejut ketika ada suara tembakan bertubi-tubi yang menyerang TNI.

Craig Hollman, tak henti-hentinya terkagum dengan model latihan ini. Ia bahkan berulang kali menyebut model latihan ini cukup gila. Sambil memberikan reaksinya, Craig juga menjelaskan bagaimana perbedaan latihannya di Kemiliteran Inggris dengan latihan militer yang sedang ia tonton itu.

“Ya ini bisa aku sebut (prajurit) bagian dari Special Force (Pasukan Khusus) Indonesia,” ujar Craig.

Sambil terus memberikan komentar kekagumannya, lima prajurit yang sedang latihan di tanah berlumpur tadi sudah merayap maju. Dalam lima menit video tersebut, suara tembakan tak pernah berhenti sekalipun.

selesai melihat video latihan Kopassus TNI, Craig memberikan komentarnya sebagai sesama tentara.

“Sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, tapi itu gila. Bisa kalian bayangkan itu dilakukan di UK?” Craig terheran dengan model latihan dopper yang dilakukan TNI.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini