Teka Teki Silang dari Zaman ke Zaman

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA –  Jika mendengar teka-teki silang, tentu sudah tak asing lagi  di telinga. Permainan sederhana yang mengisi kotak putih dalam sebuah buku dengan jawaban dari setiap pertanyaan. Jawaban bisa ditulis mendatar maupun menurun.

Teka-teki silang umumnya ditemukan di majalah, koran, ataupun buku khusus yang hanya memuat teka-teki. Lantas bagaimanakah permainan teka-teki silang ini ada?

Awalnya teka-teki silang hanya mengutak-atik angka saja. Teka-teki silang muncul pertama kali pada 1973-1975 di Stockton, Amerika Serikat (AS), melalui majalah The Stockton Bee. Namun ada juga yang berpendapat bahwa teka-teki silang berasal dari tahun 1862 di majalah Our Young Folks dengan menggunakan frasa “Crossword Puzzle”.

Sedangkan untuk teka-teki silang anak-anak AS berawal dari majalah St. Nicholas tahun 1873. Saat itu teka-teki silang masih menggunakan istilah Double Diamond Puzzles. Format pembuatan teka-teki silang ini berawal dari Giuseppe Arnoldi yang menciptakan formatnya. Kemucnulannya pertama kali di majalah Secolo Illustrato della Domenica dari Italia.

Arnoldi saat menciptakan format teka-teki silang dengan menggunakan kotak-kotak yang tidak diarsir hitam dengan jumlah empat yang petunjuknya menurun atau datar. Saat menciptakannya, Arnoldi menyebutnya dengan permainan “Per passare il tempo” atau Mengisi Waktu.

Kemudian setelah 20 tahun, muncul format baru teka-teki silang. Format baru ini dibuat oleh seorang jurnalis Liverpool, Arthur Wayne. Format baru ini muncul pertama kali di New York World pada 21 Desember 1913. Format teka-teki silang buatan Arthur Wayne ini dipakai hingga 1920.

Format teka-teki silang buatan Arthur Wayne ini digunakan pula oleh surat kabar Paman Sam, yakni “The Pittsburgh Press” pada 1916 dan “The Boston Globe” pada 1917. Karena itu Arthur Wayne disebut sebagai penemu teka-teki silang.

Kemudian setiap tanggal 21 Desember ditetapkan sebagai National Crossword Day atau hari teka-teki sedunia. Sebagai perayaan menghargai jasa Arthur Wayne.

Arthur Wayne yang lahir pada 22 Juni 1871 ini awalnya menggunakan format teka-teki silang berbentuk berlian tanpa kotak yang berarsir hitam. Semua jawaban hanya tersedia dalam bentuk horizontal atau mendatar saja dan hanya memiliki 31 pertanyaan.

Kemudian karyanya berevolusi dengan menciptakan jawaban model memanjang atau vertikal dan diciptakannya juga ruang-ruang yang masih kosong di tengah teka-teki silang. Bahkan teka-teki silang buatan Arthur Wayne ini dapat dilihat disitus Crossword Tournament sebagai teka-teki silang pertama di dunia.

Permainan ini sangat cepat menjadi populer di AS. Bahkan seorang perpustakawan di New York Public Library dibuat mengeluh tahun 1925 karena banyak pengunjung perpustakaan yang mencari ensiklopedia demi mengisi teka-teki silang dan ternyata hal itu membuat siswa yang lebih membutuhkan buku terganggu.

Bukan hanya New York Public Library saja yang mengeluhkan terlalu banyaknya pengunjung yang semata-mata hanya datang untuk mengisi teka-teki silang, surat kabar The New York juga mengeluhkan hal yang sama.

Teka-teki silang ini akhirnya masuk ke koran New York Times, 20 tahun kemudian, yakni pada 1942. Bahkan hingga kini rubrik teka-teki silang ini menjadi segmen yang paling sulit namun populer di AS.

Tahun 1920-an muncul teka-teki silang dalam format buku. Jenis ini diciptakan oleh seorang mahasiswa, Rochard L. Simon. Buku teka-teki silang ini terinspirasi dari bibinya, Waxie yang di masa tersebut sangat menyukai teka-teki silang dan ingin membelikan putrinya buku teka-teki silang.

Karena di masa itu buku teka-teki silang belum ada, maka Simon menemui M. Lincoln untuk membuat buku teka-teki silang bersama. Setelah mereka bertemu, keesokan harinya mereka mendatangi kantor New York World untuk membuat kesepakatan dengan para editor. Mereka akan membeli setiap teka-teki yang tayang dengan harga 25 USD.

Setelah teka-teki silang dikumpulkannya, mereka mencetak kumpulan teka-teki silang tersebut menjadi sebuah buku yang di namakan Crossword Puzzle Book Series.  Pada cetakan pertama, ada sekitar ratusan eksemplar buku teka-teki silang yang dibuatnya.

Perkembangan teka-teki silang tak memudar walaupun masuk ke era modern. Bahkan pada 1976 diluncurkan software teka-teki silang pertama. Permainan ini juga menjadi lebih populer setelah Apple II melahirkan Crossword Magic.

Tak sampai situ, tahun 1990-an teka-teki mulai bervariasi, dengan munculnya Crossword Weaver, Crossdown, Crossword Compiler, hingga Crossfire untuk MacOS.

Hingga kini teka-teki silang cukup populer. Meski sudah berpuluh-puluh tahun lalu ditemukan, teka-teki silang masih dinantikan berbagai kalangan.

 

Reporter : Indah Suci Raudlah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Kota hingga Pelosok: Misi Kesehatan Berkualitas melalui CKG

Oleh : Ricky RinaldiPemerataan layanan kesehatan menjadi fokus penting pemerintah dalammemperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengah upaya memperluasakses layanan hingga ke wilayah terpencil dan pelosok, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hadir sebagai langkah strategis untuk memastikan masyarakat dapatmemperoleh pemeriksaan kesehatan secara mudah, gratis, dan berkualitas. Kehadiran program ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan kesehatan, tetapijuga mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjagakesehatan sejak dini demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidupmasyarakat. Tanpa kondisi kesehatan yang baik, produktivitas masyarakat akanmenurun dan pembangunan sumber daya manusia sulit berjalan optimal. Oleh karena itu, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap wargamemiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai dan terjangkau.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan kesehatan harusmenjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata. Pelayanan kesehatan tidakboleh hanya terkonsentrasi di kota-kota besar, sementara masyarakat di daerahterpencil menghadapi keterbatasan akses. Dalam kerangka tersebut, CKG menjadibagian dari upaya menghadirkan negara secara nyata dalam pelayanan kesehatanmasyarakat.Program CKG dirancang untuk memperkuat pendekatan preventif dalam sistemkesehatan nasional. Selama ini, masyarakat sering kali baru memeriksakan kondisikesehatan ketika penyakit sudah berkembang lebih serius. Melalui pemeriksaankesehatan gratis, masyarakat didorong untuk lebih dini mengenali kondisi tubuh dan melakukan langkah pencegahan sebelum penyakit berkembang lebih lanjut.Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa penguatan layanankesehatan primer menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan nasional. Pemeriksaan kesehatan secara berkala memungkinkan deteksi dini terhadapberbagai penyakit, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Pendekatan ini juga membantu mengurangi beban pembiayaan kesehatan dalamjangka panjang.Pelaksanaan CKG tidak hanya difokuskan di pusat kota, tetapi juga diarahkanmenjangkau wilayah pelosok. Pemerintah memperkuat koordinasi dengan fasilitaskesehatan daerah agar layanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kehadiran tenaga kesehatan di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikanbahwa program berjalan efektif hingga ke tingkat komunitas.Bagi masyarakat di daerah terpencil, akses terhadap layanan kesehatan sering kali terkendala oleh jarak, keterbatasan fasilitas, dan minimnya tenaga medis....
- Advertisement -

Baca berita yang ini