Sempat Tertunda, CAFTeras Downhill Series Race Digelar Oktober Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Acara CAFTeras Downhill Series akhirnya akan digelar. Kompetisi downhill itu akan digelar pada 2 dan 3 Oktober 2021 di Cikole, Bandung, Jawa Barat.

Dalam press konferensi yang diadakan secara online pada Senin, 27 September 2021, Yanuar Anugerah & Widiyono (Founder CAF’S Technology & CAF Group) mengatakan event ini sempat mengalami penundaan akibat pandemi Covid-19. Meski begitu, acara ini mendapat titik terang dan akan segera digelar.

“Sempat tertunda tiga bulan, sampai akhirnya kita direkomendasikan PB ISI untuk melanjutkan event ini,” kata Yanuar.

Sementara itu, acara kompetisi ini dibuat bertujuan untuk menyaring atlet-atet yang memiliki potensi. Acara ini juga digelar berdasarkan ide Yanuar dan Widi untuk membuat masyarakat lebih aktif untuk mengikuti sepedahan downhill ini. Acara ini diikuti oleh 387 rider.

“Berawal dari pandemi, banyak orang yang hanya menghabiskan waktu main game, jadi kita putuskan untuk sepedahan aja,” kata Yanur.

Nantinya, CAFTeras Downhill Series Race akan digelar pada 2 dan 3 Oktober 2021 di Cikole, Bandung, Jawa Barat. Nantinya, peserta akan dilepas satu per satu untuk mencatat waktu terbaik.

Jangan khawatir, acara tersebut bisa disaksikan secara streaming di Mata Milenial TV.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini