Sekjen DPP Barisan Merah Putih RI Ali Kabiay Mengutuk Keras KST Papua yang telah banyak Membunuh Warga Sipil, Membakar Fasilitas Umum dan Menghambat Pembangunan Papua

Baca Juga

Papua – Sekjen DPP Barisan Merah Putih RI Ali Kabiay mengatakan pihaknya mengutuk keras KST Papua yang telah banyak membunuh warga sipil Papua, membakar fasilitas umum untuk warga Papua dan menghambat pembangunan Papua.

“Kelompok Separatis Teroris di Papua telah banyak membakar menghancurkan membunuh warga sipil membakar fasilitas umum dan menghambat pembangunan di Papua, tentu itu sangat merugikan masyarakat Papua, ujar Tokoh Pemuda Papua yang juga menjabat sebagai Sekjen DPP Barisan Merah Putih RI Ali Kabiay saat di wawancara di Sentani Papua”, Senin 18/3/2024.

“Kami sebagai tokoh pemuda Papua menghimbau kepada selurah masyarakat di tanah papua agar mendukung aparat keamanan untuk menyelesaikan menindak dengan tegas kst di wilayah – wilayah konflik sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan damai, pungkasnya.

Berdasarkan data dari Polda Papua sedikitnya aksi KST Papua telah mengakibatkan 63 orang meninggal dunia. 37 orang meninggal dunia diantaranya dari masyarakat, 23 orang meninggal dunia dari TNI dan 3 orang meninggal dunia dari Polri. Sedangkan luka – luka mencapai 81 orang. 50 orang luka diantaranya dari masyarakat, 24 orang luka dari TNI, dan 7 orang Luka dari Polri. Sementara hingga saat ini 1 orang pilot berkewarganegaraan Selandia Baru atas nama Phillip Mehrtensmasih disandera.

Sementara itu di tahun 2024, Aksi KST Papua semakin di luar nalar. Pada 23 Januari 2024, sedikitnya empat rumah warga hasil bantuan Dinas Sosial seharga 7 milyar rupiah dibakar oleh KST di Intan Jaya Papua Tengah.

Selain itu juga, aksi mereka berlanjut dengan merampas atau menyabotase logistik Pemilu berupa 119 kotak suara Pemilu 2024 di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Peristiwa terjadi di lapangan terbang Hitadipa, pada 15 Februari 2024. Dengan sejumlah bukti nyata aksi KST Papua yang brutal pada sepanjang 2023 dan awal 2024 membuktikan KST Papua telah mencoreng nama Papua dan memiliki catatan hitam di sepanjang sejarah bumi cendrawasih/

Sementara itu, Tokoh Pemuda Papua Ali Kabiay juga meminta kepada KST untuk dapat membebaskan sandera pilot Philip karena tidak bersalah dan aksi penyanderaan itu telah mencoreng dan menambah catatan hitam aksi – aksi KST Papua.
“Saya juga ingin menyampaikan agar kst harus membebaskan pilot phiplip mark merthens karena yang bersangkutan tidak bersalah dan Tindakan penyanderaan itu menodai nama baik Papua di mata dunia internasional”, tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Putusan MK Mengikat dan Final, Semua Pihak Harus Terima Lapang Dada

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan sidang sengketa hasil pemilihan presiden dan wakil presiden 2024. Keputusan yang diambil oleh Mahkamah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini