Rekor Muri: Inilah Pejabat dengan Gelar Akademis Terbanyak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bagaimana kalau seorang punya gelar sarjana berderet? Coba kita hitung.

Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, ST, MT, M.Si, MH, M.Pd, Ph.D (HC), CH, CHt, CHA, NNLP Pract, M.NNLP, CT.NNLP, CPHCM, HCBP, HCMP, CNHRP, CNPSP, CT.NPS, CHMP, CT.HM, CHLP, CT.HL, CHSP, CT.HS, CNSPP, CT.NSP,  CNBLP,

Selanjutnya CT.NBL, CNSHP, CT.NSH, CNSCP, CT.NSC, CHPP, CT.HP, CNTP, CNICP, CT.NIC, CRBC, AWP, QWP, CTOT, CHRMP, C.SH, IPU, C. STMNI. Int’l, CPS, CPSP, CLA, C.PW, CSHWP, C.IB, CTAP, RFP, CPR, C.MARCOM, C.HRD, C.NLMOR, C.FH., CMFH, C.MMI., CT.MMI, CT-ALC, C.MGR, CSS.ALC, C.Pst, C.Ext, C.Hs, C.IT, C.AT, C.ME, C.Spk, C.CC, C.LA-ALC, C.LSc, CRBD, CT.NHT, CT.NHR, ASEAN Eng.

Totalnya 83 gelar sarjana.

Achmad Tarmizi si pemilik gelar adalah Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan.  memiliki 83 gelar.

Dengan rincian 11 gelar akademik dan 72 gelar non akademik.

Semuanya diperoleh melalui proses yang ketat dan mengikuti setiap tahapan dalam meraih gelar.  Kegigihan dalam menuntut ilmu mengantarkan H Achmad Tarmizi tercatat di MURI (Museum Record Indonesia) sebagai Sekretaris Daerah yang memiliki gelar terbanyak.

Putera ketiga dari lima bersaudara anak pasangan H Ahluddin  dan Hj Siti Hijir Asia  ini diangkat menjadi Sekda OKU berdasarkan SK Bupati OKU No 821/793/KPTS/XLII/III.1/2017. Pria yang pernah menjabat PLH Bupati OKU saat masa kampanye  pasangan Drs H Kuryana Azis  (Alm) dan Drs Johan Anuar menuturkan  cukup panjang  rumit untuk menuliskan gelar lengkapnya.

Apalagi kalau menyebutkannya bisa kehabisian nafas, namun Tarmizi mengaku  hafal  meskipun tidak berurutan. Karena semua gelar yang dierolehnya ini benar-benar diikuti  dan ditempuh  sesuai proses dan tahapannya.

Karena panjangnya gelar ini, Tarmizi hanya menuliskan gelar akademis saja, hanya 11 gelar saja yang dituliskan mengikuti namanya sehingga lebih memudahkan apabila harus mengisi data resmi  Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, ST, MT, M.Si, MH, M.Pd, Ph.D (HC).

MURI sudah mencatat nama Ahcmad Tarmizi  dengan predikat sebagai Sekda  pemilik gelar terbanyak. Sebelum memberikan piagam , pihak MURI sudah menggali informasi ke FORDASI (Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia).

Hal itu diakui oleh Tarmizi,  MURI sudah menobatkan dirinya sebagai sekda yang memiliki gelar terbanyak dengan 11 gelar akademik dan 72 gelar non akademik.

Penyerahan piagam MURI ini dijadwalkan akan diberikan pada 29 Juli 2021 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ke-111.

Selamat Pak!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Percepat Penguatan Ketahanan Pangan Papua Demi Kesejahteraan dan Masa Depan Masyarakat

Oleh: Yulianus Wenda*Pemerintah terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan pangandi Tanah Papua sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan pemerataanpembangunan nasional. Langkah ini menjadi bukti bahwa Papua ditempatkan sebagaiwilayah strategis dalam agenda pembangunan Indonesia, terutama dalam memastikanmasyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Melalui sinergi pemerintah daerah, Perum Bulog, aparat keamanan, serta masyarakat, berbagai program penguatan pangan kini semakin dirasakan manfaatnya hingga kewilayah pedalaman.Keseriusan pemerintah terlihat dari upaya Pemerintah Provinsi Papua yang terusmendorong optimalisasi potensi pangan lokal sebagai kekuatan utama ekonomimasyarakat. Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa ketahananpangan harus dibangun melalui penguatan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatanpangan berbasis potensi daerah. Pendekatan ini mencerminkan arah pembangunanyang semakin berpihak kepada kebutuhan masyarakat Papua sekaligus mendorongkemandirian daerah.Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa dan sangat potensialmenjadi lumbung pangan kawasan timur Indonesia. Berbagai komoditas lokal sepertisagu, umbi-umbian, jagung, serta hasil perkebunan rakyat merupakan kekuatan besaryang kini terus didorong pengembangannya oleh pemerintah. Langkah pemetaanpotensi pangan di berbagai kabupaten dan kota menjadi bagian penting untukmemastikan setiap wilayah mampu mengembangkan komoditas unggulan sesuaikarakteristik daerah masing-masing. Kebijakan tersebut menunjukkan bahwapembangunan di Papua dilakukan secara terencana, terukur, dan berbasis kearifanlokal.Selain penguatan produksi pangan lokal, pemerintah juga memperkuat sistem distribusipangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara merata. Dalam hal ini, Perum Bulog memainkan peranan penting sebagai garda terdepan penjaga stabilitaspangan di Tanah Papua. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, distribusiberas dan kebutuhan pokok kini semakin menjangkau berbagai wilayah hingga kawasanpegunungan dan daerah terpencil. Kehadiran Bulog bukan hanya memastikanketersediaan pangan, tetapi juga menjaga stabilitas harga sehingga masyarakat dapatmemperoleh kebutuhan pokok dengan lebih mudah.Komitmen tersebut terlihat dari kesiapan stok pangan yang disiapkan untuk masyarakatdi enam provinsi wilayah Papua. Program bantuan pangan, Gerakan Pangan Murah, serta Stabilisasi Pasokan dan Harga...
- Advertisement -

Baca berita yang ini