Nehi..Nehi Gelengan Kepala di India Terkadang Artinya Berbeda

Baca Juga

MATA INDONESIA, NEW DEHLI – Apa yang menjadi ciri khas orang India? Ya sebuah gelengan kepala.

Sudah menjadi kebiasaan orang India untuk menggelengkan kepalanya dan membuat orang asing yang berkunjung ke negara tersebut bingung.

Gestur itu tak sepenuhnya menggeleng. Jika mengangguk (gerekan naik dan turun dari leher, maksudnya untuk menunjukkan ‘ya’) atau menggeleng (dari satu sisi ke sisi lain untuk menyampaikan ‘tidak’). Gerakannya begitu halus dengan memiringkan kepala dari sisi ke sisi secara vertikal dan terlihat lembut namun tegas.

Dan sebetulnya arti dari gestur tersebut memiliki makna tersendiri ketika bercakap-cakap.  Apakah itu mengungkapkan suatu yang mengiyakan? atau semacam tanda tak setuju? Setiap warga yang melakukannya rupanya tak menyadari dirinya sedang menggeleng.

Priya Pathiyan, seorang penulis berbasis di Mumbai menganggap bahwa gestur itu sebagai tanda ‘ya’. Atau setidaknya menunjukkan persetujuan.

”Ada juga karena bersikap ramah atau hormat. Dan sulit untuk mengatakan dengan tepat yang mana kecuali Anda mengetahui situasinya,” katanya, tergelak.

Margot Bigg, seorang penulis perjalanan asal Inggris-Amerika yang tinggal di India selama lebih dari lima tahun berpendapat bahwa berbagai jenis gelengan kepala memiliki arti yang berbeda

Seperti digunakan untuk menyampaikan “Ok… terserah apa kata Anda…” Disertai gestur bahu yang acuh tak acuh tanpa benar-benar mengangkat bahu.

Dan lebih banyak lagi artinya. Mereka bisa menggeleng tidak jelas atau mengganguk malu-malu. Hal ini biasanya ketika berinteraksi dengan bos di tempat kerja, orang tua dalam keluarga atau pemimpin di masyarakat.

Dalam kasus-kasus ini, gerakan yang tidak jelas ini datang sebagai sebuah kompromi. Memungkinkan lawan bicara menafsirkan apa yang mereka inginkan. Sambil menyediakan ruang untuk yang berbicara. Padahal mereka secara sengaja menampilkan respons yang ambigu. Karena tidak enak untuk secara langsung berkata “ Tidak”

Namun, gelengan kepala India lebih dari sekedar budaya yang warisan dari generasi ke generasi. Dan itu menjadi sebuah ciri dan karakter khas orang India.

Bagi siapapun yang datang ke India pasti akan terbawa kebiasaan. Mereka akan menggeleng tanpa sadar terlebih lagi jika sambil berbicara hindi .

Reporter : Ananda Nuraini

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini