Legenda Minotaur, Makhluk Setengah Manusia dan Setengah Banteng

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mitologi saat Zeus dan dewa Yunani lainnya menguasai alam, ada sebuah makhluk bernama Minotaur. Ia adalah makhluk dengan tubuh setengah manusia dan setengah banteng. Legenda ini sangat terkenal di kalangan sejarawan dan sastrawan. Terutama pencinta mitologi Yunani.

Nah, bagaimana kisah ini terjadi ? 

Semuanya bermula ketika Raja Kreta, Asterion meninggal dunia. Ia memiliki tiga anak bernama Minos, Sapedon, Rhadamantus. Ketiganya memperebutkan tahta kerajaan tersebut. Minos yang memiliki arti nama Raja, mendapatkan tahta tersebut dan melenyapkan kedua saudaranya.

Bersama istrinya, Pasiphae, Minos menguasai Kreta. Suatu ketika, ia pergi ke laut dan meminta Dewa Laut Poseidon untuk memunculkan sebuah banteng dari dalam laut. Sebagai gantinya, Minos akan membunuh banteng tersebut untuk menghormati kehebatan dewa. Poseidon mengabulkan permintaannya. Setelah bantengnya muncul, Minos tidak mampu membunuh banteng itu karena terlalu cantik. Akhirnya, ia membunuh banteng lain tanpa sepengetahuan Poseidon.

Kebenaran akan selalu terungkap. Saat Poseidon mengetahui kebohongan Minos, ia mengutuk Pasiphae untuk jatuh cinta dengan seekor banteng. Alhasil Pasiphae pun hamil dan melahirkan sebuah makhluk bernama Minotaur.

Minotaur berarti “bull of Minos” atau banteng Minos. Selama tumbuh, Minotaur menjadi semakin kasar dan menyeramkan. Minos yang malu dengan Minotaur, meminta arsitek kerajaan Daedalus untuk membuat sebuah labirin yang rumit di kerajaannya. Dan di sanalah Minotaur tinggal.

Suatu ketika, anak laki-laki semata wayang Raja Minos yang bernama Androgeos, terbunuh di Athena. Mengetahui hal ini, Raja Minos yang murka memerintahkan warga Athena untuk mengirim 7 laki-laki dan 7 perempuan masuk ke labirin sebagai bentuk pengorbanan. Hal ini berlangsung setiap 9 tahun sekali.

Ada seorang pangeran bernama Theseus, yang secara sukarela ikut untuk membunuh Minotaur agar bisa mengakhiri pemerintahan Raja Minos yang kejam dan penuh teror. Theseus adalah putra dari Raja Aegeus. Mengetahui hal ini, putri Raja Minos yang bernama Ariadne dan Phaedra jatuh cinta kepada Theseus. Mereka membantu Theseus keluar dari labirin dengan memasangkan sebuah benang menuju jalan keluar. Akhirnya Theseus berhasil membunuh Minotaur dan keluar dengan selamat berkat bantuan kedua putri Raja Minos.

Selanjutnya, apakah kisah legenda Minotaur ini benar adanya?

Ada beberapa bukti yang menunjukkan kalau Raja Minos itu memang ada. Ada juga bukti kalau Minotaur itu tinggal di daerah Knossos, Kreta. Namun para ahli tidak meyakini kalau Raja Minos berasal dari Knossos. Kota Kreta juga seringkali mengalami gempa yang membuat Knossos hancur secara permanen akibat gempa dan tsunami pada 1300 SM.

Selain itu, Plato yang terkenal pun sempat bercerita tentang legenda ini dalam karyanya bernama Critias. Ia menyebutkan tentang tradisi berburu banteng dan kota Atlantis. Banyak yang berasumsi kalau kota Atlantis ini sebenarnya adalah Kreta. Kesimpulannya adalah beberapa teori yang ada ini dapat menghubungkan legenda tersebut ke peristiwa nyata yang ada pada zaman dahulu kala.

Penulis: Keshatita

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Berantas Paham Radikalisme dan Terorisme, Aparat Keamanan Berhasil Tangkap 7 Teroris di Sulteng

Aparat keamanan Republik Indonesia (RI) terus berupaya untuk memberantas penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Tanah Air. Upaya tersebut...
- Advertisement -

Baca berita yang ini