Judi Online Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental

Baca Juga

Oleh: Berliana Ayu )*

Kecanduan judi online kini menjadi salah satu ancaman serius yang bisa merusak kesehatan mental masyarakat. Pemerintah bersama berbagai institusi kesehatan dan psikologi terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya ini serta menawarkan solusi rehabilitatif yang dapat membantu para korban bangkit dari keterpurukan mental dan sosial.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyoroti dampak destruktif judi online yang tidak hanya merusak kondisi ekonomi korban tetapi juga kesehatan mental mereka. Banyak pasien yang dirawat di ruang psikiatri RSCM memiliki riwayat keterlibatan dalam praktik perjudian daring, dengan berbagai dampak psikologis mulai dari depresi hingga gangguan kecemasan yang serius.

Fenomena judi online ini telah menciptakan bencana sosial yang merusak berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dalam banyak kasus, keterlibatan dalam perjudian daring dimulai dengan permainan yang tampaknya tidak berbahaya. Namun, sifat adiktifnya membuat pemain terjebak dalam lingkaran kekalahan dan kemenangan semu, yang pada akhirnya menghancurkan keseimbangan mental mereka. Mereka yang gagal berhenti sering kali berakhir dengan beban finansial yang besar, yang pada gilirannya memicu stres dan rasa putus asa.

Ketua Umum Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia, Nael Sumampouw, mengatakanjudi online kini telah menjadi masalah kesehatan global yang setara dengan penyalahgunaan narkoba dan alkohol. Mudah diakses dan terselubung dalam bentuk aktivitas digital yang terlihat normatif, judi online menjebak banyak anak muda yang mencari pelarian dari stres atau kesulitan hidup. Dengan mekanisme psikologis yang manipulatif, pemain sering kali diyakinkan bahwa kemenangan besar hanya tinggal satu langkah lagi, meskipun kenyataannya justru sebaliknya.

Kepala Divisi Psikiatri RSCM, Dr. Kristiana Siste Kurniasanti, mengungkapkan dampak yang ditimbulkan tidak hanya dirasakan oleh pelaku judi online tetapi juga oleh keluarga. Mereka terpaksa menanggung beban finansial akibat utang pelaku judi, termasuk teror dari pihak yang menagih pinjaman. Situasi ini memicu gangguan mental seperti depresi pada anggota keluarga, yang bahkan bisa lebih parah dibandingkan kondisi mental pelaku judi itu sendiri.

Kristiana menjelaskan bahwa tatalaksana mengobati kecanduan judi online tidak bisa hanya dengan melunasi utang yang ditimbulkan. Hal tersebut tidak akan menghentikan perilaku adiktif sang pelaku. Sebaliknya, pengobatan profesional yang melibatkan terapi psikiatri menjadi langkah penting untuk membantu korban dan keluarganya pulih secara mental. Keluarga juga dianjurkan untuk menjalani perawatan kesehatan mental agar dapat mengatasi tekanan yang mereka alami serta mampu berpikir rasional dalam menghadapi situasi tersebut.

Munculnya kondisi psikologis seperti learned helplessness atau perasaan tidak berdaya juga menjadi salah satu dampak buruk yang diwaspadai. Anak muda yang terjebak dalam perjudian daring kerap kehilangan harapan dan tidak lagi percaya bahwa usaha mereka akan membuahkan hasil yang positif. Kondisi ini mematikan potensi dan kreativitas mereka, membuat mereka semakin terjebak dalam siklus keputusasaan yang sulit diputus.

Untuk menangani masalah ini, pemerintah melalui berbagai kementerian terus memperkuat edukasi dan kampanye preventif. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) mendukung kolaborasi lintas sektor dalam memberantas judi online dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif yang melibatkan tokoh agama, lembaga pendidikan, serta komunitas masyarakat.

Pemerintah juga diharapkan semakin proaktif dalam menyediakan layanan rehabilitasi yang mudah diakses di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas. Pendekatan yang terpadu antara dukungan keluarga dan langkah preventif dari negara diyakini dapat menjadi solusi efektif untuk meminimalkan dampak negatif judi online terhadap generasi muda.

Di sisi lain, peran pendidikan sangat vital dalam menanamkan nilai-nilai positif bagi generasi muda. Kurikulum sekolah dan kampus perlu memperhatikan aspek literasi digital yang kritis, di mana siswa dan mahasiswa diajarkan untuk memahami risiko dan konsekuensi dari berbagai konten digital, termasuk judi online. Dengan edukasi yang terarah, generasi muda dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan di era digital ini.

Kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental serta selektif dalam penggunaan internet juga sangat diperlukan. Pemerintah terus mengingatkan bahwa judi online sering kali muncul dalam bentuk yang menarik dan menyamar sebagai konten digital biasa. Kewaspadaan menjadi langkah awal yang efektif dalam mencegah masyarakat terjebak dalam perangkap ini.

Lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga turut berperan dalam kampanye edukasi ini. Dengan pendekatan yang lebih dekat dengan komunitas, LSM dapat menjangkau kelompok-kelompok yang rentan terpapar judi online. Mereka tidak hanya memberikan edukasi tetapi juga menyediakan pendampingan bagi korban yang ingin keluar dari jerat kecanduan.

Selain itu, media massa memiliki peran besar dalam menyebarkan informasi yang benar dan mendidik masyarakat mengenai bahaya judi online. Berita-berita yang mengangkat dampak destruktif perjudian daring dapat membuka mata masyarakat akan ancaman yang mereka hadapi. Media juga diharapkan dapat menjadi saluran untuk menyuarakan kisah-kisah inspiratif dari mereka yang berhasil pulih dari kecanduan judi online.

Dengan langkah kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, pemerintah optimistis bahwa dampak buruk judi online terhadap kesehatan mental dapat diatasi. Sinergi yang kuat antara keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi mendatang. Pemerintah berharap, melalui upaya yang berkelanjutan, masyarakat dapat semakin terlindungi dari ancaman ini, dan para korban dapat mendapatkan kembali kehidupan yang lebih sehat dan bermakna.

)* Kontributor Pertiwi Institute

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -

Baca berita yang ini