Ini Manfaat Jamu Herbal yang Jarang Diketahui

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di tengah maraknya suplemen dan vitamin yang beredar, jamu tetap eksis sebagai obat tradisional yang diminati masyarakat.

Melansir dari aplikasi Alodokter, terbukti sekitar 45 persen dari 7699 responden memilih menggunakan obat herbal.

“Jamu herbal tuh bisa menyenggarkan badan, bisa meyehatkan badan. Saya juga sudah cukup lama dan sampai sekarang minum jamu herbal racikan karna memang efeknya tuh kerasa banget di saya, dan juga bisa melancarkan pencernaan juga.” Ujar Kurnia Awaliyah, salah satu penikmat jamu herbal.

Kepercayaan masyarakat pada obat herbal juga terus meningkat. Menurut data andem Sosialisasi Ekonomi Nasional 2007, Masyarakat yang memilih mengobati diri sendiri dengan obat tradisional mencapai 28,69 persen, meningkat dalam waktu tujuh tahun dari yang semula hanya 15,2 persen.

Maka tak heran jika penjualan jamu dan obat herbal terus melesat. Menurut gabungan pengusaha jamu Indonesia pada tahun 2020 penjualan jamu di Indonesia mencapai 12 triliun.

Bahkan selama pandemi corona, sebagian masyarakat juga mengkonsumsi jamu ini untuk menjaga kekebalan imun tubuh.

Reporter: Afina Usaimatu Zakiyah

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini