Ini Bukti Rakyat Dukung KPU

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Beratnya kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Pemilu 2019 menggugah simpati warga. Hal itu tercermin dari banyaknya karangan bunga dukungan semangat atas penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Sabtu 20 April 2019.

Mayoritas pengirim karangan bunga itu adalah relawan dan organisasi yang berkaitan dengan Pemilu.

Ucapannya antara lain, “Salut kepada KPU, Mendukung KPU untuk Tetap Semangat, Kami Bersama KPU.”

Hingga kini KPU RI, terutama di kecamatan, kabupaten dan kota bekerja siang malam merekapitulasi hasil pemungutan suara yang dilakukan sejak 17 April 2019.

Sementara KPU pusat diagendakan mulai melakukan rekapitulasi sejak 25 April hingga 22 Mei 2019.

Pengumuman hasil penghitungan suara tersebut, tentunya akan dilakukan pada atau setelah tanggal tersebut.

Berita Terbaru

Sinergi Energi dan Teknologi Indonesia–Jepang Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Geopolitik Global

Oleh: Andika Ramadhan*Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggerakkan diplomasi strategis melaluikunjungan resmi ke Jepang guna memperkuat kolaborasi energi dan teknologi sebagaifondasi masa depan Indonesia. Langkah ini tidak hanya dimaknai sebagai penguatanhubungan bilateral, tetapi juga sebagai respons adaptif terhadap dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi serta ketahananenergi dunia.Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap global menunjukkan kecenderungan meningkatnyafragmentasi ekonomi, disrupsi rantai pasok, serta volatilitas harga energi akibat konflikgeopolitik di berbagai kawasan. Dalam konteks tersebut, Indonesia memandang pentinguntuk memperluas kemitraan strategis dengan negara-negara maju yang memiliki kapasitasteknologi tinggi dan stabilitas ekonomi kuat, seperti Jepang.Kunjungan Presiden menghadirkan pertemuan penting dengan Kaisar Jepang, Naruhito, sertajajaran pemerintah Jepang, termasuk Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pertemuan tingkattinggi ini menjadi simbol kuat dari kesinambungan hubungan kedua negara yang telahterjalin selama puluhan tahun, sekaligus menjadi momentum untuk memperluas cakupankerja sama yang lebih relevan dengan tantangan global saat ini.Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakanlangkah konkret dalam memperkuat fondasi persahabatan kedua negara. Ia menyebutkanbahwa pembahasan mencakup sektor strategis seperti perdagangan, teknologi, pendidikan, kehutanan, dan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya memperluaspeluang ekonomi, tetapi juga mempercepat transfer pengetahuan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini