Hadir di Debat Kelima, AHY: Semoga Masyarakat Paham Visi Para Capres

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Debat terakhir Capres dan Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta Sabtu 13 April 2019 banyak dihadir oleh para elit politik. Salah satunya Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dirinya menekankan agar masyarakat bisa memahami lebih dalam visi dari para kandidat di debat pamungkas ini.

“Kami sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk tampil dalam debat kelima ini, menarik temanya tentang ekonomi investasi keuangan, mudah-mudahahan rakyat terpuaskan terutama swing voters agar memahami visi besar yang ditawarkan oleh para capres,” ujar AHY.

Demokrat tergabung dalam koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga. AHY mengatakan dia cukup sering memberikan masukan pada Prabowo maupun Sandi.

“Kami di Demokrat sering memberikan masukan, sebagian besar mudah-mudahan diakomodasi jika Pak Prabowo dan Sandi jadi pemimpin kita,” katanya.

Jika usulan Demokrat diakomodir, lanjut AHY, maka situasi seperti pada masa kepemimpinan SBY bisa dirasakan kembali. “Dan banyak program-program jaman Pak SBY kembali dirindukan masyarakat kita terutama yang masih sangat sulit hidupnya,” katanya.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini