Deretan Perangkat Game Konsol yang Laris di Masa Pandemi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dengan adanya pandemi corona membuat banyak orang menghabiskan banyak waktu di rumah. Salah satu kesibukan yang dilakukan adalah dengan bermain game baik di hp maupun konsol. Berikut daftar perangkat game konsol yang laris selama pandemi :

1. Sony PlayStation 4 Pro
Sony Playstation 4 Pro merupakan game console favorit yang menjadi suksesor dari PlayStation 4. Sony PlayStation 4 Pro ini masih menggunakan CPU yang sama digunakan pada versi sebelumnya. kini PlayStation 4 Pro menggunakan GPU terbaru, semi-custom AMD CGN Radeon dengan 8 buah core yang membuatnya mampu memainkan game dengan resolusi 4K.

2. Sony PlayStation 3 Super Slim
Sony PlayStation 3 Super Slim adalah salah satu varian dari konsol game Sony PlayStation 3 yang memiliki ukuran lebih kecil dari versi terdahulunya.

Konsol game terbaik ini menggunakan CPU cell microprosessor berkecepatan 3.2 Ghz yang didukung GPU RSX Reality Synthesizer NVIDIA G70 500 Mhz.

3. PlayStation 2 Slim
Konsol game yang satu ini sangat cocok untuk kamu yang ingin bernostalgia dengan game-game pada konsol game legendaris dari Sony, yaitu PlayStation 2.

PlayStation 2 Slim memiliki prosesor 300 Mhz dan bentuk yang lebih ringkas dibandingkan dengan versi PlayStation 2 terdahulu. Sekarang, konsol game paling laris dari Sony ini bisa kamu dapatkan dengan harga yang lebih terjangkau.

4. Xbox One
konsol game andalan dari Microsoft untuk melanjutkan kesuksesan produk terdahulunya yaitu Xbox 360. Microsoft membekali konsol game terbaiknya dengan CPU AMD x86-64 8 core dengan kecepatan 1,75 Ghz dan didukung GPU 853 Mhz AMD Radeon HD 7000 series. Dengan begitu, ia menawarkan pengalaman terbaik dalam memainkan konsol game dari Microsoft ini.

5. Xbox 360
Xbox 360 merupakan konsol game kedua dari seri Xbox besutan Microsoft. Perangkat ini bersaing dengan game console lainnya, seperti PlayStation 3 buatan Sony dan Nintendo Wii.

Salah satu fitur andalan yang ditawarkannya saat pertama kali meluncur, yaitu layanan Xbox Live. Dengan fitur ini, pengguna bisa bermain game secara online, men-download hingga mencoba game demo.

Reporter: Ibnu Ibrahim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini