Berantas Isu Hoaks Jelang Pilpres, Polri Gandeng Youtuber dan Selebgram

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal memastikan jika hingga kini situasi jelang Pemilu masih sangat kondusif. Akan tetapi, Polri dan TNI terus mengupayakan berbagai cara agar kondusivitas ini tetap terjaga sampai hari pencoblosan nanti.

Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan melibatkan para Youtuber dan selebgram untuk ikut aktif membantu kepolisian memberantas isu hoaks.

“Hari ini kita juga mengajak Youtuber, selebgram dan penggiat sosmed untuk bersama melakukan literasi digital yang positif,” kata Iqbal di Jakarta, dikutip Jumat, 29 Maret 2019.

Iqbal pun mengungkapkan, jika munculnya kegaduhan di masyarakat biasanya diawali dengan beredarnya isu-isu hoaks hingga ada sejumlah orang yang termakan kebohongan tersebut.

“Hari ini Polri menunjukkan komitmen sebagai institusi pemelihara Kamtibmas, di bidang sosmed. Kami mengajak semuanya untuk sama-sama melawan hoaks,” ujarnya.

“Insya Allah mulai hari ini dan ke depan hoaks bisa kita lawan, kita minimalisir,” kata Iqbal.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini