Anto Binsasi

IHSG Diprediksi Menguat, Meski Dibayangi Sentimen Perang Dagang

MINEWS, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alias tolok ukur bagi pergerakan sejumlah saham di BEI diprediksi akan berbalik menguat pada perdagangan Selasa, 6 Juli 2019. Meskipun, para pakar menyebut pergerakan saham hari ini akan banyak dibayangi sentimen...

Efek Pemadaman Listrik Bikin Rupiah Tumbang

MINEWS, JAKARTA - Nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS) masih ditutup di zona merah atau melemah di akhir perdagangan Senin 5 Agustus 2019 sore. Salah satu penyebabnya adalah efek dari pemadaman listrik yang terjadi di sebagian pulau...

Indeks Infrastruktur Melemah, IHSG Keok di Awal Pekan

MINEWS, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alias tolok ukur sejumlah saham di BEI ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin 5 Agustus 2019 sore. IHSG ditutup di level 6.175 atau turun 2,59 persen.Mengutip data pada RTI Bussines, investor...

Ini Profil 5 Asisten Khusus Prabowo, Salah Satunya Putra DI Pandjaitan

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memilih lima asisten khususnya dari kalangan Jenderal Purnawirawan (Purn). Menariknya, salah satu di antaranya adalah putra pahlawan revolusi Mayjen TNI Anumerta D.I Pandjaitan.Keputusan pengangkatan lima asisten khusus ini tercantum dalam surat...

About Me

5594 KIRIMAN
5 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -spot_img