K-Netz Bahas Lagi Insiden Tergila saat Siaran Langsung Program Musik 15 Tahun Lalu, Apa Sih?

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Netizen Korea Selatan atau K-Netz baru-baru ini kembali membahas insiden ‘gila’ yang pernah terjai saat siaran langsung acara musik yang terjadi 15 tahun lalu. Banyak netizen yang sampai hari ini terganggu akan insiden tersebut.

Pada 30 Juli 2005, netizen dan pemirsa terkejut dan terganggu karena insiden tak terduga yang terjadi selama siaran langsung program musik MBC ‘Music Camp’. Program musik ini disiarkan langsung di televisi sehingga video ini tidak dapat diedit.

Saat itu, band-band indie tidak menerima banyak pengakuan dari publik. Oleh karena itu, program musik terkadang memperkenalkan artis indie karena mereka ditampilkan sebagai pertunjukan khusus.

BACA JUGA: Heboh Lagi Rumor CLBK Hyun Bin & Song Hye Kyo, Netizen Duga Sudah Tinggal Bareng

Dilansir dari AllKpop, Selasa 4 Agustus 2020, program ‘Music Camp’ pun mengikuti tren dan memperkenalkan band indie pada program mereka. Namun, masalah muncul pada hari pertama ‘Music Camp’ berusaha untuk memperkenalkan band indie.

Band Rux muncul di panggung dengan 20 anggota band punk rock lainnya ketika mereka menyanyikan lagu “From now until the end”. Ketika intro-musik dimulai, salah satu anggota band The Couch dan anggota lain dari band Spikey Brats tiba-tiba melepas celana mereka mengungkapkan bagian pribadi mereka di kamera.

Mengingat itu disiarkan langsung di televisi, juru kamera yang kebingungan mencoba untuk mengalihkan kamera. Sayangnya, hal itu sudah terlambat dan tubuh telanjang anggota band semua disiarkan.

BACA JUGA: Minta Tolong Netizen, Ria Ricis Takut Bicara Soal Takbiran Versi Remix DJ

Penyanyi Shinji dari Koyote dan MC Mong, dua MC selama waktu itu, membuat permintaan maaf segera atas gangguan tersebut tetapi insiden itu dilaporkan di MBC ‘News desk.’

Efek dari insiden itu sangat parah karena banyak netizen dan pemirsa merasa sangat tidak nyaman. Program musik ‘Music Camp’ harus dibatalkan setelah insiden itu.

Dua anggota dari The Couch dan Spikey Brats ditahan tetapi menerima masa percobaan atas kejahatan kinerja tidak senonoh dan penyumbatan bisnis. Masih sampai hari ini, ini adalah kecelakaan siaran langsung terburuk yang terjadi dalam sejarah siaran Korea.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini