MATA INDONESIA, JAKARTA – Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Minggu 14 Juni 2020 malam, sekitar pukul 20.25 WIB.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, gempa ini tak berpotensi tsunami.
Dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter ‘update’ dengan magnitudo M=5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,67 LU dan 128,10 BT.
“Gempa bumi berlokasi di dalam laut pada jarak 72 kilometer arah barat laut Daruba, Maluku Utara, dengan kedalaman 110 kilometer,” kata Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut termasuk jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi pada Lempeng Laut Maluku.
BMKG melaporkan, gempa terasa di daerah Tobelo dengan skala III MMI atau getaran dapat di rasakan di dalam rumah, seperti ada truk yang sedang melintas.
Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut, sedangkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.