Didesak Nikita Mirzani, Dinar Candy Ngaku Pernah Cinta Satu Malam dengan DJ Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – DJ seksi Dinar Candy baru-baru ini mengungkapkan pernah ‘one night stand’ atau cinta satu malam dengan pria yang seprofesi dengannya. Hal ini mengejutkan, sebab selama ini ia mengaku masih perawan.

Hal ini berawal saat Nikita Mirzani mendengarkan kisah Dinar Candy yang sudah berkeliling Asia berkat profesi DJ. Nikita Mirzani melempar pertanyaan ‘menjurus’ ke perempuan 27 tahun itu.

“Dari sekian banyak tur, udah lu cobain semua?,” kata Nikita Mirzani dikutip dari channel YouTubenya, Minggu 14 Juni 2020.

BACA JUGA: Gaya DJ Seksi Dinar Candy Nyapu Jalanan, Dihukum Gegara Langgar PSBB

Seakan memahami pertanyaan Nikita Mirzani, Dinar Candy membantahnya, “Nggak. Itu tur sehari doang.”

Mendengar jawaban Dinar Candy, bisa ditangkap maksud pertanyaan Nikita Mirzani adalah mengenai kedekatan sang DJ dengan lelaki mancanegara yang ditemui.

“Nggak sempet pacaran, Cuma kenalan aja. Kemarin di India dapat tiga titik hanya menclak menclok,” kata Dinar.

Ibu dengan tiga ini pun kembali mendesak Dinar agar mengungkapkan yang sejujurnya. Pasalnya, Niki yakin betul bahwa Dinar tak mungkin hanya sekadar berjumpa dan kenalan saja.

“One night stand (cinta satu malam, red) gitu?,” tanya ibu tiga anak ini.

“Nggak,” bantah Dinar Candy.

BACA JUGA: Dinar Candy Pacaran dengan Polisi Beristri, Pelakor?

Masih tak percaya, Nikita Mirzani pun terus mencecar. “Nggak mungkin, udahlah Dinar, males banget deh. Di sini itu segala sesuatu harus real sesuai fakta,” tegas Niki.

“Eee.. Ya ada lah sama DJ Italia,” jawab Dinar akhirnya mengakui.

Tanpa menghakimi, Nikita Mirzani justru mengapresiasi. “Ya cucok dong bisa sama DJ luar?,” tanya Nikita.

Hanya saja Dinar Candy menjelaskan hubungannya dengan lelaki Italia itu tak berlangsung lama. “Ya tapi ka Niki, belom jodoh juga,” kata perempuan yang pernah berseteru dengan Barbie Kumalasari ini.

“Ya iyalah (belum jodohnya), mereka kan maunya f*ck body aja,” sahut Nikita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini