Beredar Obrolan Masokis NF, ABG Pembunuh Bocah yang Kini Hamil 3,5 Bulan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kasus seorang ABG, berinisial NF (15) yang tega membunuh bocah perempuan usia lima tahun tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat kembali menjadi sorotan. Kabar terbaru mengatakan ia tengah hamil 3,5 bulan.

Hal itu dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat. NF yang berstatus sebagai pelaku pembunuhan rupanya juga menjadi korban kekerasan seksual.

“Ya betul (NF merupakan korban pelecehan seksual). NF berada dalam dua posisi sekaligus, yaitu sebagai pelaku pembunuhan dan menjadi korban kekerasan seksual,” kata Harry dalam keterangan tertulis, Kamis 14 Mei 2020.

NF mengalami pencabulan sebanyak 16 kali, sembilan kali dilakukan oleh F sang paman, empat kali dilakukan oleh R pamannya yang lain dan tiga kali dilakukan kekasihnya.

Menurut informasi, para pelaku pencabulan tinggal menumpang di rumah NF. Keduanya masih memiliki hubungan keluarga dengan ibu tirinya.

Baru-baru media sosial dihebohkan dengan foto-foto yang menampilkan obrolan Whatsapp yang diduga dilakukan NF dengan teman dan kekasihnya yang ia panggil ‘Daddy’.

NF sebelumnya menulis tentang seorang ‘Daddy’ yang artinya Ayah di papan curhatnya. Namun sosok ayah tersebut ternyata bukan ayah dalam arti sebenarnya. Daddy yang dimaksud yaitu pacar NF.

Foto-foto tersebut diunggah oleh Facebook Ken Aguero. Kepada temannya, NF mengaku belum lama mengenal sang kekasih. Dari tangkap layar percakapan tersebut juga terungkap bahwa sang kekasih ia sebut dengan panggilan Daddy.

Hal ini dibuktikan dengan pernyataan NF ketika menjawab pertanyaan temannya. “Aku anggap daddy kayak ayah sendiri,” tulis NF dalam percakapannya tertanggal 13 Februari 2020.

Adapun seperti diketahui, dalam catatan yang berisi curhatan pelaku itu tertulis kalimat “Please dad…don’t make me mad, if you not want death. I will make you go to grave (Tolong dad, jangan membuatku marah, jika kamu tidak ingin mati. Aku akan membuatmu pergi ke kubur)”.

Ada pula dalam tulisan lainnya, “My dad is my crush, i want to leave my dad or my dad is death (Dad adalah gebetanku, aku ingin meninggalkannya atau dia mati)”.

Ketika ditanya temannya, NF pun menceritakan bahwa sang kekasih juga menyukai tindak kekerasan seksual atau masokis. “Dia suka masokis aku suka sadis jadi berbagi pengalaman wkwk,” terang NF.

Perkembangan kasus si psikopat "Fe nyann"Owalah ada keterlibatan sang kekasih ternyata dalam pembentukan karakter sadis…

Posted by Ken Aguero on Saturday, 14 March 2020

Berdasarkan unggahan tersebut, diketahui bahwa kekasih NF berusia lebih dari 20 tahun, sedangkan NF berusia 15 tahun. Dalam percakapan lain pun NF mengungkapkan bahwa ia mengalami penyiksaan oleh sang kekasih.

“Aku di siksa,” tulisnya.

“Perut sama punggung aku di tetesin lilin 2 kali,” lanjut NF.

Namun, tindakan kekasihnya tak cukup sampai di situ. NF rupanya juga diikat, ditetesi lilin, digigit, dicekik, ditampar, bahkan dijambak.

Tak hanya itu, terdapat pula tangkap layar percakapan yang diduga NF dengan kekasihnya. Dalam percakapan tersebut, pemilik akun Kim Ahjussi yang diduga merupakan kekasih NF menyuruhnya untuk membawa sesuatu.

Akan tetapi NF seakan menolak lantaran sang kekasih telah memiliki gesper. “Dah ah gesper aja kan ada di daddy,” ujar NF kepada kekasihnya.

Adapun gesper tersebut rupanya digunakan oleh kekasih NF untuk menyiksanya.

“Aku di pukul,

“Pake gesper dewasa,” tulis NF kepada temannya.

Temannya pun tak habis pikir kenapa NF rela diperlakukan seperti itu. Terlihat bahwa temannya itu mengkhawatirkan kondisi NF.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa

Oleh : Antonius UtomoDi era peradaban modern saat ini, ketersediaan energi listrik telah melampaui fungsinya sebagaisekadar sumber penerangan semata. Khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal(3T), listrik merupakan infrastruktur dasar sekaligus prasyarat utama bagi terwujudnya keadilansosial, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, dan akselerasitransformasi digital. Oleh karena itu, perluasan akses kelistrikan hingga ke pelosok desa bukansekadar program pembangunan biasa, melainkan agenda strategis nasional yang mendesakdiselesaikan demi memastikan tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam aruskemajuan zaman.Capaian pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) patutdiapresiasi secara memadai. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi di Indonesia berhasilmenyentuh angka 99,83 persen pada triwulan pertama tahun 2026. Meski secara statistik makropencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan, sisa persentase sebesar0,17 persen sama sekali tidak boleh diabaikan. Angka tersebut pada hakikatnyamerepresentasikan masyarakat di wilayah geografis yang penuh tantangan, mulai pegununganterpencil hingga pulau terluar, yang masih menantikan kelistrikan. Hal ini menuntut kehadirannegara secara utuh untuk memastikan pemerataan pembangunan, menembus batas isolasi yang menghambat perbaikan tingkat kesejahteraan mereka.Langkah proaktif untuk menjangkau wilayah-wilayah tersulit tersebut terefleksikan dengansangat jelas dalam penyelenggaraan Alignment Forum Program Listrik Desa pada bulan Juli...
- Advertisement -

Baca berita yang ini