Liverpool Kembali Duduki Puncak Klasemen Liga Inggris

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – Usai menumbangkan Southampton dengan skor 3-1, Liverpool kembali menduduki posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris.

The Reds menggeser Manchester City dari puncak klasemen, dengan torehan 82 poin dari 33 pertandingan. Sementara City ada di posisi kedua dengan raihan 80 poin dari 82 pertandingan.

Tapi, Liverpool masih waspada. Besar kemungkinan Liverpool akan tergeser lagi ke posisi kedua, jika City mampu mengalahkan Brighton pada Minggu 6 April 2019 malam ini WIB.

Bertandang ke St Mary Stadium, Sabtu 6 April 2019 dinihari WIB, Liverpool sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Shane Long pada menit kesembilan.

Gol tersebut lalu diimbangi lewat Naby Keita pada menit ke-36, Mohamed Salah menit ke-80 dan Jordan Henderson pada menit ke-86.

Liverpool bermain dominan, terbukti ada tiga percobaan yang hampir menambah pundi-pundi gol skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut. Pertama sepakan jauh Fabinho pada menit ke-60 yang akhirnya berbuat tendangan sudut.

Ada juga upada sepakan James Milner, namun diblok oleh barisan belakang Southampton. Lalu percobaan Roberto Firmino dari dalam kotak penalti, sayangnya ditepis Angus Gunn.

Pekan depan, Liverpool akan menghadapi lawan kuat, yakni Chelsea pada Minggu 14 April 2019.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini