Jadi Pelakor, Heechul Super Junior Sebut Karakter Han So Hee Gila!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktris cantik Han So Hee semakin populer berkat karakter Yeo Da Kyung yang diperankannya sebagai wanita kedua dalam drama Korea ‘The World of The Married’.

Berperan sebagai pelakor, membuat Han So Hee banjir hujatan dari penonton yang kesal karena tingkahnya dalam drama. Tak terkecuali anggota Super Junior, Kim Heechul rupanya ikut kesal dengan karakter Yeo Da Kyung.

Lewat akun Instagramnya, @kimheenim, Kim Heechul sempat menulis kebenciannya atas peran Yeo Da Kyung di drama tersebut. Kekesalannya itu ia ungkapkan sambil mempromosikan produk pencuci tangan.

BACA JUGA: Masa-masa Kelam Han So Hee, Pelakor di ‘The World of The Married’

Heechul mengatakan, menonton drama The World of The Married hanya membuat jantungnya berdetak dan tangan berkeringat. Baru menonton tiga episode, Heechul sudah tak sanggup melihat sikap Yeo Da Kyung di drama tersebut.

Heechul bahkan menyebut karakter Yeo Da Kyung gila. “Saya menulis ini ketika menonton episode 3, dan Yeo Da Kyung sekarang OOOO!! (sensor spoiler). Yeo Da Kyung gila, dia gila!” tulis Heechul di akun Instagram @kimheenim.

Saking gregetannya, Heechul sampai membandingkan menonton drama ‘The World of The Married’ dengan film horor. Selama ini, Heechul katakan sengaja menonton film horor saat malam dan mematikan semua lampu.

Ia mengaku tidak takut dengan hantu ataupun orang yang tiba-tiba muncul. Namun, rasa takut saat menyaksikan drama The World of The Married menurutnya berbeda.

“Rasa takut yang saya rasakan saat menonton (The World of The Married) adalah sesuatu yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya,” tulis Heechul.

BACA JUGA: 5 Pesona Han So Hee, Si Pelakor di Drakor ‘The World of The Married’

Sosok Han So Hee terus menjadi sorotan penggemar drakor, terutama yang berada di Indonesia. Banyak penggemar drakor dari Indonesia yang menumpahkan kekesalan mereka di akun Instagram milik Han So Hee.

View this post on Instagram

내가 새벽에 불 다 꺼놓고 혼자 공포영화 보는게 취미일 정도로 귀신, 사람 등등 갑툭튀에 안놀라는 사람인데.. <부부의 세계> 이건 뭔가 지금까지 겪어보지 못한 무서움이다..?? . . 헐 대박!! 3화보면서 글 쓰고 있는데 여다경 지금 OOOO!!(스포일러 방지) 여다경 미쳤다! 돌았다! . . 진짜 <부부의 세계> 매 회 볼 때마다 무서워서 심장이 쫄깃해지고 손바닥에 땀 나는데 그 손을 아무데나 닦으면 또 안되잖아요. 요즘같이 특히 청결에 신경 써야할 때는 역시!! '휘아' 손 세정제 '손 닿기 전에' 만한 것이 없겠죠?? 다들 '휘아' 로 청결하고 건강한 하루 보내세요?? . . #부부의세계 #휘아 #WHIA

A post shared by ???? (@kimheenim) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini