Motivator Cantik: ‘Diam di Rumah’ Jadikan Kita Individu Baik

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Motivator cantik Merry Riana memastikan individu yang menjalankan perintah diam di rumah akan menjadi individu yang lebih baik ketika wabah Covid19 ini berakhir.

Dia mengibaratkan berdiam di rumah seperti halnya ulat yang sedang bermetamorfosa menjadi kupu-kupu di dalam kepompong.

Saat selesai bermetamorfosa ulat itu akan menjelma menjadi kupu-kupu yang sangat indah dipandang.

“Saya yakin ini semua akan bisa kita lalui. Indonesia bisa pulih kembali, Indonesia bisa sehat kembali,” ujar Merry yang memiliki program televisi itu, Senin 20 April 2020.

Maka, dia menyarankan masyarakat tidak mudah panik dan tidak mudah protes soal kebijakan pemerintah untuk mengatasi wabah ini.

Merry yakin masa pandemi Covid19 yang sudah berjalan selama satu bulan akan lebih memudahkan masyarakat berproses menanggapi situasi tidak nyaman yang muncul.

Meski kita berada terus di rumah namun, Merry menganjurkan namun dia menyarankan masyarakat menjaga imunitas dengan menjaga pikiran agar tetap optimis.

Caranya dengan membayangkan hal-hal menakutkan, karena ketakutan akan membuat kita menjadi sakit.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini