Duh! Andra Pernah Guling-gulingan sama Ahmad Dhani Gegara Indomie

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru- baru ini Ari Lasso mengajak gitaris Andra Ramadhan untuk ngobrol dalam vlognya. Ada cerita menarik dari keduanya di masa lalu yang melibatkan musisi Ahmad Dhani.

Dalam vlog Ari Lasso TV yang dirilis pada Rabu 15 April 2020, terungkap bahwa Ahmad Dhani dan Andra yang pernah berkelahi hingga guling-gulingan di tanah gara-gara mi instan dan masalah cuci piring.

BACA JUGA: Ari Lasso Akhirnya Ketemu ‘Kembarannya’ yang Dicari-cari!

Awalnya, Ari Lasso yang mengenang momen tersebut langsung bertanya kepada Andra. “Andra ini pernah berantem sama Dhani sampai gulung-gulung di tanah. Eling gak koen? (Ingat tidak kamu)?” tanya Ari pada Andra.

Andra terlihat bingung, hingga akhirnya Ari menjelaskan kronologinya. “Loh sampai saling menarik di pagar hanya masalah kamu enggak nyuci piring,” tutur Andra.

Ari menjelaskan, saat itu, Andra tengah bersiap untuk berangkat ke Stasiun Gambir, karena mau pulang ke Surabaya. Namun, sebelum berangkat, Andra makan mi instan terlebih dahulu.

Saat Ari dan Andra berpamitan untuk berangkat, Dhani melihat ada mangkuk bekas makanan yang belum dicuci. Dhani pun bertanya siapa yang memakai mangkuk itu.

BACA JUGA: Ari Lasso Pernah Terlibat Cinta Segitiga dan Dapat Ajakan Menikah Lagi

Andra pun langsung menjawab bahwa mangkuk itu baru ia pakai. Dhani yang kesal lalu meminta Andra untuk mencuci mangkuk bekas mi instan itu.

Namun, Andra malah menolak, hingga terjadilah momen guling-guling di antara keduanya. Untungnya, tidak saling memukul.

Tak ingin pergumulan itu berlanjut, Andra lebih memilih untuk mengalah dan mencuci mangkuk bekas mi instannya.

“Habis itu ngakak semua, gara-gara piring,” tutur Ari usai menceritakan kronologi kejadian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini