Gedung Nusantara III DPR RI, Langganan Terbakar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk kesekian kalinya, Gedung Nusantara III DPR RI  tempat pimpinan DPR, MPR dan DPD berkantor, terbakar.

Kebakaran yang terjadi Senin 24 Februari 2020 ini bukan pertama kali. Sebab sudah tidak terhitung gedung tersebut dilalap api, berikut beberapa kasusnya;

November 2017
Saat itu kebakaran akibat arus pendek pada air handling unit di sebuah ruang lantai 2. Akibat arus pendek tersebut membakar plafon pembungkus AC.

Kebakaran yang diketahui terjadi sekitar pukul 11.10 WIB tersebut akhirnya berhasil dipadamkan dengan mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran. Sekitar pukul 12.00 WIB proses pendinginan berlangsung.

Februari 2018
Kali ini kebakaran berasal dari lantai 4 Gedung Nusantara III DPR RI. Saat itu satu ruangan staf atau tenagan ahli Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) habis terbakar.

Maret 2018
Kebakaran terjadi di lantai 4 Gedung Nusantara III DPR. Gedung tersebut dihuni oleh pimpinan MPR, DPD, dan DPR. Tepatnya, lantai 4 dihuni pimpinan DPR.

Itu hanya beberapa kebakaran yang tercatat di media massa. Beberapa lainnya tidak tercatat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Teladan Pembangunan Nasional, Satukan Kelestarian Lingkungan Hidup dan Kesejahteraan Rakyat

Oleh: Yohanis Yoku*Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan, Papua hadir sebagai salah satu wilayah yang menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upayamenjaga kelestarian alam. Berbagai kebijakan yang diterapkan pemerintah daerah di Tanah Papua memperlihatkan arah pembangunan yang tidak semata-mata mengejarpertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa kekayaan alam yang dimilikitetap terjaga untuk generasi mendatang. Pendekatan ini sekaligus menjadi buktibahwa Indonesia mampu menghadirkan model pembangunan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.Komitmen tersebut tercermin dalam langkah Pemerintah Provinsi Papua Barat yang menempatkan perlindungan hutan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa seluruhprogram pembangunan harus mengacu pada prinsip keberlanjutan dan rencana tata ruang wilayah yang telah ditetapkan. Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadarankuat bahwa pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bijaksana agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.Pendekatan pembangunan yang mengutamakan kelestarian lingkungan merupakankeputusan strategis yang sangat relevan dengan tantangan global saat ini. Hutan Papua merupakan salah satu kawasan hutan tropis terbesar yang masih tersisa di dunia. Keberadaannya memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan iklim, menyerap emisi karbon, melindungi keanekaragaman hayati, serta menjaga sumberair bagi masyarakat. Karena itu, upaya mempertahankan tutupan hutan Papua bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga memberikankontribusi besar bagi kepentingan nasional dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini